MAKALE, BKM — Pasca festival kopi di Pango dan dilanjutkan festifal kuliner di Taman Rakyat Makale, Dinas Pariwisata Tana Toraja mengapresiasi dua kegiatan tersebut.
Kadis Pariwisata Tana Toraja Jidon Sotohang kepada BKM Selasa (29/8) mengatakan, kopi dan kuliner ikon pariwisata Toraja. Tidak lengkap kunjungan bila ke Toraja tidak rasakan nikmatnya kopi.
Makanya, kopi dan kuliner terus disosialisasikan karena merupakan destinasi pesona Indonesia mewujudkan kebijakan Pemkab “Toraja Maelo”.
Demikian pula kuliner dan kopi Toraja terus dijaga kebersihan, kualitas, termasuk kemasan (packing) setelah dipasarkan sebagai manifestasi dari indahnya kabar dan rupa.
Olehnya itu momen festival, ulang tahun Toraja dan HUT RI merupakan mata rantai yang tidak terpisahkan. Sehingga menyambut hari bersejarah tersebut berbagai kegiatan dikemas sekaligus promosi pariwisata.
”Cukup banyak pengetahuan dan keterampilan di peroleh dari dua momen festival tersebut sebab menjual sekaligus promosikan kerajinan produksi masyarakat, ”sebut Jidon (gus/C).
Dispar Genjot Promosi Pariwisata
