Site icon Berita Kota Makassar

Hari Ini Puncak Arus Mudik Idul Adha

MAKASSAR, BKM– Warga Kota Makassar dan pendatang mulai ramai-ramai mudik pulang kampung (pulkam), Rabu (30/8). Buktinya, titik-titik keberangkatan di Terminal Regional Daya dan Terminal Malengkeri pada H-3 menjelang Lebaran Idul Adha mulai didatangi pemudik.

Hampir semua angkutan sesuai rute antar kabupaten/kota di Sulsel, termasuk antar provinsi sudah siap mengantar pemudik. Bahkan pergerakan penumpang siang kemarin mulai terlihat dan diprediksi meningkat sampai puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada Kamis (31/8) hari ini.
Bahkan jumlah penumpang diproyeksikan merangkak naik. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah aktifitas kantor maupun sekolah yang mulai diliburkan. “Saya sengaja berangkat cepat ke kampung halaman agar tidak berdesakan dengan pemudik lain,” ungkap Kahar, pemudik yang hendak ke Palopo.
Sementara itu, para sopir bus mulai menanti penumpang di dalam terminal.
Direktur Utama PD Terminal Regional Daya (TRD), Imran Samad menjelaskan, peningkatan arus mudik mulai terlihat besok Kamis (hari ini). “Memang sudah mulai ada penumpang yang berdatangan. Peningkatan penumpang baru bisa terlihat besok (hari ini-red),” Kata Imran Samad.
Soal keamanan, mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi tim terpadu dari gabungan kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan PD Terminal untuk melakukan pengamanan agar bisa meminimalisir angka kejahatan hingga sekecil-kecilnya.
Terkait terminal bayangan, Imran menegaskan, penertiban terminal bayangan terus dilakukan tim terpadu.
“Kita terus melakukan penertiban, jika ada penumpang yang kedapatan menunggu mobil di luar terminal, kita arahkan mereka masuk. Insya Allah, kendaraan yang memuat penumpang diluar terminal atau terminal bayangan tidak ada lagi. Kita telah mengintensifkan penertiban bersama tim. Kalau ada yang muncul kita langsung tindaki, tim langsung memberikan sanksi,” kata Imran.
Sementara salah satu penumpang daerah, Ibu Hania, mengaku sempat kesal karena perjalanan menuju daerah dicegat. “Kami terpaksa turun. Kalau begini terus mendingan naik di terminal. Saya harap petugas bertindak adil kesemua kendaraan yang melanggar,”harapnya. (arf)

Exit mobile version