Site icon Berita Kota Makassar

Hindari Berkendara di Losari 6-10 September

MAKASSAR, BKM — Event tahunan Makassar International Eigth Festival and Forum (F8) 2017 dihelat di Anjungan Pantai Losari, Rabu (6/9). Atraksi udara Aerobatic Jupiter dan pesawat tempur Sukhoi TNI AU akan tampil memeriahkan acara pembukaan.
Selain manuver dan atraksi pesawat udara, acara pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan 1.000 pelajar Makassar yang menyanyikan lagu bertema penghormatan. Kemudian dihibur oleh penampilan penyanyi Belanda berdarah Ambon, yakni Daniel Sahuleka. Dia akan menembangkan enam lagu.
Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Kota Makassar Muh Roum mengatakan, pelaksanaan event F8 tahun ini berlangsung selama lima hari. Masyarakat serta undangan dapat menikmati euforia even ini dengan berbagai kegiatan hiburan seni musik, tarian serta festival lainnya yang meliputi film, fashion, food dan fruit, folks, fine art, flora dan fauna, fusion music serta fiction writer dan font.
Roum juga memastikan kegiatan ini lebih meriah dari pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Sudah 27 kota dari berbagai negara memberikan konfirmasi kehadirannya. Seperti Australia, Jerman, Switzerland, Jepang, India, Taiwan, New Zaeland, Thailand, Perancis, Kuwait, Korea, Georgia, Afganistan, Iran, dan Amerika,” sebut Roum, Minggu (3/9).
Ia menambahkan, pembukaan event F8 2017 akan dimulai pukul 15.30 Wita, lusa. Selain atraksi udara juga ada marching band performance, DJ Monik, guitar dan live PA, fashion show, pegelaran drama musikal. Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Menteri Pariwisata.
“Sesuai rundown acara, pembukaan berlangsung sampai pukul 22.49 Wita,” imbuhnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kemacetan parah, khususnya di sekitar lokasi pelaksanaan event F8, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menerjunkan 250 personel yang disebar di beberapa titik ruas jalan kota.
Mereka mulai bertugas pukul 14.30 Wita di beberapa titik jalan kota. Khususnya Jalan Haji Bau, Cendrawasih, Arif Rate dan Jenderal Sudirman.
“Hari pertama kita fokuskan penjagaan sekitar tempat pelaksanaan F8 dengan menerjunkan 250 personel. Mereka bertugas mulai dari siang sampai malam sampai pembukaan selesai,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said, kemarin.
Selain menutup total Jalan Penghibur dari aktifitas kendaraan selama pembukaan event F8 berlangsung, Dishub Kota Makassar juga melakukan perubahan arah di sekitar Jalan Penghibur. Jalan tersebut yaitu Haji Bau yang dulunya timur ke barat, berubah arah barat ke timur. Sehingga kendaraan dari Jalan Metro Tanjung Bunga dapat langsung masuk ke Jalan Haji Bau.
Kendaraan dari Jalan Jendral Sudirman yang ingin masuk ke Jalan Metro Tanjung Bunga, harus memutar melalui Jalan Cendrawasih dan Jalan Rajawali. Jalan Lamadukelleng dan Mukhtar Luthfi juga berubah arah.
“Kita imbau kepada masyarakat yang memang tidak mau ke Pantai Losari Makassar sebaiknya tidak melintasi ruas jalan sekitar itu. Dan bagi yang ingin ke Pantai Losari agar tidak menggunakan kendaraan roda empat,” sarannya.
Adapun zona parkiran kendaraan pengunjung disediakan di Centralpoint of Indonesia (CoI), Hotel The Rinra, Mal Phinisi Point, Celebes Convention Center (CCC), RS Siloam, Taman Gajah, Jalan Maipa, Jalan Josef Latumahina dan Jalan WR Supratman.
Sementara itu, impian dan harapan dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk dapat mengoperasikan dan memperkenalkan kawasan kuliner Jalan Nusantara saat pembukaan F8 belum dapat terwujud. Sebab, kawasan yang dikerjakan mulai 14 Oktober 2016 lalu belum rampung hingga saat ini. Ada kesan proyeknya jalan di tempat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Muh Ansar, mengatakan lambannya pembangunan kawasan kuliner di Jalan Nusantara disebabkan karena adanya masalah teknis, yakni belum dilaksanakannya tender.
“Kita belum tender. Dokumennya masih dalam tahap persiapan,” kata Ansar, Minggu (3/8).
Dia memastikan proyek pembangunan kawasan kuliner mulai dapat dikerjakan akhir Oktober mendatang dan telah mendapat pemenang tendernya. PU juga menargetkan kawasan kuliner segera dioperasikan sesuai harapan Pemerintah Kota Makassar. “Segera kita ada pemenang tendernya, sehingga akhir oktober mulai dapat dikerjakan,” ujarnya.
Sebelumnya, pada April lalu, wali kota berencana akan menjadikan kawasan Jalan Nusantara menjadi pusat kuliner. Hal itu dilakukan dalam rangka menjamu para pendatang saat pelaksanaan event F8.
Bahkan, Danny menargetkan penataan di sepanjang Jalan Nusantara akan rampung Agustus. Namun sampai saat ini proyek masih terbengkalai. (arf/rus)

Exit mobile version