MAKASSAR, BKM — Suherman alias Komo alias Dewa (41) kini mendekam dalam tahanan Polsek Tallo. Warga Jalan Lembo ini meringkuk di sel setelah diantar keluarganya untuk menyerahkan diri ke polisi, Sabtu (2/9) pukul 05.00 Wita.
Sehari sebelumnya, Komo terlibat dalam pembunuhan terhadap temannya sendiri, Jalil alias Aco (30). Warga Jalan Kandea ini meregang nyawa di Rumah Sakit Angkatan Laut usai ditikam dalam sebuah pesta minuman keras (miras) jenis ballo di Jalan Teuku Umar nomor 14, Jumat (1/9) pukul 17.45 Wita.
Kapolsek Tallo Kompol Tamba Hamid mengatakan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. Empat orang yang sama-sama menikmati ballo pada hari nahas itu, menyaksikan korban tewas setelah ditikam oleh pelaku di bagian dada sebelah kanan.
”Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Namun nyawanya tidak tertolong,” kata Kompol Tamba Hamid.
Kanit Reskrim Polsek Tallo AKP Ramli JR membeber kesaksian Sampeang (41), seorang buruh bangunan warga Jalan Teuku Umar. Dalam keterangannya, saksi menjelaskan bahwa awalnya Aco (30), seorang warga Jalan Kandea, Kelurahan Bungaeja Beru datang ke rumahnya. Aco kemudian menelepon Dewa (40), juga warga Jalan Kandea dan mengajaknya datang ke rumah saksi.
Saat Dewa datang, Sampeang langsung naik ke atas di lantai dua rumahnya. Sedangkan Aco dan Dewa menikmati ballo di lantai I.
Tak lama kemudian saksi mendengar suara ribut-ribut. Diapun langsung turun ke bawah. Sampeang melihat darah sudah berceceran di lantai rumah. Ia melihat Aco sudah berlumurah daerah.
”Saksi bertanya, siapa yang tikam kami. Korban menjawab, itu yang lari (sambil menujuk Dewa yang lari dari dalam rumah,” terang Kompol Tamba menirukan pengakuan saksi.
Setelah mengetahui pelaku penikaman, Sampeang kemudian melarikan korban ke RS Angkatan Laut menggunakan bentor. Karena pendarahan hebat yang dialaminya akibat terkena tusukan di bagian dada, Aco pun meninggal dunia.
”Pelaku menikam korban karena pengaruh miras. Korban melontarkan kata-kata yang membuat pelaku tersinggung dan menikamnya. Barang bukti sebilah badik dan pakaian yang ada bekas darah korban,”jelas Kapolsek Tallo. (jul/rus)
Tersangka Pembunuhan di Pesta Ballo Menyerahkan Diri
