Site icon Berita Kota Makassar

Warga Segel SDI No 140 Kalumpang Lompoa

JENEPONTO, BKM — Gegara Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres No 140 Kalumpang Lompoa, Desa Kalumpang Loe, Kecamatan Arungkeke, H Baso, dimutasi ke sekolah lain, warga menyegel pintu gerbang sekolah menggunakan ranting pohon.
Hal ini dibenarkan H Sanra yang mengaku pemilik lahan sekolah. Ia mengaku, penyegelan yang dilakukan karena tidak menerima jika kepala sekolah H Baso, diganti. Karena sudah pas mengajar di sini.
”H Baso sudah pas mengajar di sini. Kami warga pemilik lahan tidak terima Hj Nurbaya menjadi Kepsek di sini menggantikan H Baso,” berang H Sanra saat dihubungi di SDI No 140 Kalumpang Lompoa, S pada hari senin (4/9)
Sementara mantan Kepsek H Baso mengaku belum mengetahui kalau dirinya dimutasi. Karena surat mutasinya belum diterima. ”Saya belum terima surat mutasinya. Saya juga belum tahu bertugas dimana. Jika benar saya diganti, besok Selasa (hari ini, red), 5 September 2017, saya akan menghadap ke Kadis Dikbud Jeneponto, H Nuralam Basir untuk mengetahui kejelasan soal mutasi ini,” kata H Baso dengan nada pasrah.
Lain halnya Hj Nurbaya. Ia mengaku datang bertugas di SDI No 140 Kalumpang Lompoa atas SK penempatan yang ditandatangani Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar. ”Saya bertugas dimana saja. Saya ini abdi negara. Kenapa justru diperdebatkan soal mutasi. Lagian, ini bukan warisan. Saya ditempatkan di sekolah ini atas nama Pemkab Jeneponto cap ditandatangani Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar. Mau apa lagi. Jabatan Kepsek itu hanya tugas dan sewaktu-waktu bisa dicopot,” terang Nurbaya. (krk/mir/b)

Exit mobile version