MAKASSAR, BKM — Sejumlah dosen Fakultas Peternakan dan Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin 3 September lalu memperkenalkan ramuan herbal Labio-1 kepada khalayak saat pameran dalam rangka Dies Natalis Universitas Hasanuddin (Unhas) ke-61 di Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng. Ramuan herbal ini diperuntukkan bagi ternak unggas untuk mencegah penyakit pada unggas, terutama flu burung. Ramuan herbal Labio-1 adalah produk inovasi yang dibiayai BOPTN skim Iptek Terpadu Multidisiplin bagi Wilayah Tertentu (Itm-W) dengan judul Itm-W Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng.
Ketua pelaksana program, Prof Dr Ir Laily Agustina, MS dalam rilisnya, Rabu (6/9) mengatakan, tim ini beranggotakan beberapa dosen yakni Dr Sri Purwanti, SPt, MSi, Dr Julius Jillbert, Dr Jamila, SPt, MSi dan Jamila, SPt, MSi.
“Ramuan herbal Labio-1 untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri gram positif dan gram negative serta penyebab virus utamanya penyakit flu burung,” kata mantan Ketua Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Unhas ini.
Prof Laily mengatakan, untuk mencegah penyakit pada unggas juga perlu penggunaan desinfektan alami EM-5 untuk mengurangi populasi mikroorganisme patogen dan untuk mengurangi lalat digunakan EM – Ekstrak. Kedua desinfektan ini disemprotkan secara bergantian secara rutin.
Selain di bidang peternakan, dalam pameran yang digelar tim Pengabdian Pada Masyarakat (Abdimas) Unhas ini juga memperkenalkan kapal plat datar hasil inovasi Fakultas Teknik Mesin yang mendapat biaya dari Kemenristek Dikti. (rls)
