MAKASSAR, BKM — Akhir tahun ini masyarakat Indonesia akan disuguhi film baru yang kembali mengangkat budaya Bugis-Makassar. Film Silariang; Cinta yang (Tak) Direstui yang diperankan Bisma Karisma, Dewi Irawati, Andania Suri, dan Fail Firmansyah akan menghibur para pecinta film tanah air.
Pemeran utama film ini Bisma Karisma dan Fail Firmansyah memberikan keterangan persnya di Pod House, Jalan Penghibur Makassar, Rabu (6/9). Keduanya tampil mengenakan baju kaos hitam yang di bagian depannya bertuliskan Silariang.
Bisma merasa senang dan bangga telah dipercaya memerankan Yusuf, pemeran utama di film ini. Bisma yang berasal dari suku Sunda senang, karena melalui film ini ia bisa belajar budaya lain selain budayanya sendiri.
“Saya mau mengambil peran ini karena saya bisa belajar budaya Makassar. Artinya, saya bisa belajar budaya lain selain Sunda. Selain itu, saya juga suka film yang bisa memberikan pesan, seperti halnya film ini,” kata Bisma.
Artis yang besar dari grup vokal SMASH ini mengaku awalnya agak kesulitan memerankan lakonnya. Hal tersebut karena perbedaan dialek antara dirinya dan adat Bugis-Makassar. Namun, ia terus belajar dari beberapa orang Makassar yang terlibat dalam film ini, sehingga kesulitan itu bisa ia atasi.
Bisma berharap kepada semua yang menonton film ini, supaya bisa lebih tahu lagi beberapa sudut pandang dari yang namanya silariang. “Orang itu kan biasa memandang sesuatu hanya dari satu sudut pandang saja. Padahal ia tidak tahu sebenarnya sesuatu itu punya banyak sudut pandang. Misalnya silariang ini, memiliki konotasi buruk maupun sebaliknya. Oleh karena itu, harapan saya bagi siapapun yang menonton bisa melihat berbagai sudut pandang itu,” jelas Bisma.
Film ini akan dirilis pada akhir tahun 2017. Mengambil lokasi syuting di Jakarta, Makassar, dan Kabupaten Pangkep. (nug/rus/c)
Bisma: Jangan Pandang Silariang Hanya dari Satu Sudut
