SEKRETARIS kecamatan Wajo, Aulia Arsyad menegaskan, dengan adanya kegiatan sosialisasi Jaksa Samboritta para aparatur pemerintahan khususnya kecamatan Wajo tidak lagi merasa Dumba-dumba (was-was) berhadapan dengan Kejaksaan.
“Biasanya kalau berhadapan dengan kejaksaan belum jelas apa masalahnya tetap saja ada rasa dumba-dumba. Tetapi setelah sosialisasi Jaksa Samboritta berlangsung wawasan terbuka dengan hukum, dan tidak adami namanya dumba-dumba,” ungkap Aulia Arsyad.
Aulia juga menambahkan, tidak jarang ada laporan dari berbagai lembaga seperti lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait pelanggaran hukum, bahkan terkadang laporan tersebut membuat bingung aparatur pemerintah. Untuk itu, dengan adanya Jaksa Samboritta pihaknya siap melakukan konsultasi hukum dengan kejaksaan terkait laporan LSM tersebut.
“sering ada laporan dari LSM atau pihak lain. Tapi kita sudah siap mental menghadapi apapun yang dilaporkan, sebab sudah ada ruang untuk melakukan konsultasi terkait laporan tersebut di kejaksaan,” jelasnya.(jun-mat)
Dumba-dumba Kalau Berhadapan Dengan Jaksa
