PASANGKAYU, BKM — Ratusan pemuda lintas agama yang menamakan diri Gusdurian, menggelar doa bersama dan menyalakan ribuan lilin sebagai rasa simpati untuk warga Rohingya, akhir pekan lalu. Kegiatan ini dipusatkan di Bundaran Smart Kota Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Sebagai wujud kepedulian terhadap warga Rohingya yang saat ini mengalami krisis kemanusiaan, membuat ratusan pemuda lintas agama mengadakan doa bersama di bundaran smart. Selain berdoa, secara bergantian ratusan massa ini juga berorasi mengutuk aksi kekerasan yang menimpa warga Rohingya.
Aksi menyalakan ribuan lilin oleh ratusan pemuda lintas agama ini, juga sebagai wujud toleransi umat beragama di Matra sebagai kabupaten yang multi etnis di wilayah utara Provinsi Sulbar tersebut.
Mursyid, Ketua Gusdurian Matra usai berorasi mengatakan, sebagai daerah yang multi etnis dan agama, kegiatan Gusdurian ini memperlihatkan wujud toleransi antarumat beragama. Juga kepedulian terhadap warga Rohingya yang saat ini mengalami krisis kemanusiaan. (ala/mir/c)