MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memaksimalkan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Berbagai upaya terus dilakukan seperti penagihan yang bertujuan untuk memaksimalkan perolehan PBB.
Target penerimaan PBB tahun 2017 adalah sebesar Rp150 miliar. Target yang telah ditetapkan ini harus dapat tercapai bahkan terlampui.
Adapun capaian tertinggi realisasi PBB per tanggal 7 September 2017, dicapai oleh Kecamatan Sangkarrang, yaitu 101,23 persen, dimana target operasional Rp57.828.000, realisasi penerimaan Rp58.536.923. Sedangkan capaian realisasi PBB terendah adalah Kecamatan Biringkanaya yaitu 42,73 persen, dengan total perolehan PBB Rp6.630.384.536 (42,73 persen).
Daftar rekapitulasi realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan tingkat kecamatan se kota Makassar, Kecamatan Sangkarrang, target operasional Rp57.828.000, realisasi penerimaan Rp58.536.923(101,23 persen), Kecamatan Ujung Tanah, target operasional Rp1.009.228.000, realisasi penerimaan Rp707.804.384 (70,13 persen), Kecamatan Makassar, target operasional Rp5.704.609.000, realisasi penerimaan Rp3.552.601.981 (62,28 persen), Kecamatan Rappocini, target operasional Rp14.313.725.000, realisasi Rp8.688.382.894 (60,70 persen), Kecamatan Mamajang, target operasional Rp4.331.725.000 realisasi Rp2.601.952.019 (60,07 persen).
Sementara itu, Kecamatan Bontoala, target operasional Rp3.445.491 realisasi penerimaan Rp2.052.425.775 (59,57 persen), Kecamatan Wajo target operasional Rp8.719.954.000 realisasi penerimaan Rp5.086.786.346 (58,34 persen).
Begitupun Kecamatan Ujung Pandang, target operasional Rp13.182.364.000, realisasi penerimaan Rp7.221.070.058 (54,78 persen), Kecamatan Manggala, target operasional Rp5.779.604.000, realisasi penerimaan Rp2.963.250.092 (51,27 persen), Kecamatan Panakkukang, target operasional Rp24.878.758.000, realisasi penerimaan Rp12.751.769.507 (51,26 persen). Kecamatan Mariso, target operasional Rp4.670.007.000, realisasi penerimaan Rp2.136.007.297 (45,74persen), Kecamatan Tallo target operasional Rp6.303.428.000, realisasi penerimaan Rp2.812.942.257 (44,63 persen), Kecamatan Biringkanaya dengan target operasional Rp15.515.932.000, realisasi penerimaan Rp6.630.384.536 (42,73 persen), Kecamatan Tamalate target operasional Rp18.152.124.000, realisasi penerimaan Rp7.571.233.203 (41,71 persen) serta Kecamatan Tamalanrea target operasional Rp19.579.392.000, realisasi penerimaan Rp8.140.465.348 (41,58 persen).
Menanggapi realisasi yang sudah dicapai, pimpinan kecamatan Ujung Tanah, Andi Unru yang menaungi sembilan kelurahan menjelaskan, semua kelurahan se Kecamatan Ujung Tanah belum ada yang mencapai target, dari hasil PBB yang diperoleh masih mencapai 70,13 persen atau urutan kedua dari kecamatan se Kota Makassar.
“Kita urutan kedua, setelah kecamatan Sangkarrang. Insya Allah akan over target, tercepat dan tertinggi nantinya,” ungkap Andi Unru kepada BKM, Selasa (12/9).
Hal senada diungkapkan Camat Makassar, Ruly. Ia mengatakan, pencapaian target PBB di Kecamatan Makassar hampir 70 persen atau urutan ketiga kecamatan se Kota Makassar.
“Rp8 miliar lebih target kami, dari jumlah tersebut sudah lebih dari seperdua yang terealisasi. 14 kelurahan akan lebih menggenjot pendapatan PBB bulan September ini. Insya Allah akhir tahun target akan kami capai,” jelas Ruly.
Hal yang serupa juga diungkapkan pimpinan Kecamatan Panakkukang, Muh Thahir Rasyid yang tetap optimis akan mencapai target di tahun ini.
“Kami maksimalkan pendapatan PBB sampai akhir bulan, apalagi saat ini Kecamatan Panakkukang masih di urutan ke 11. Kita akan lakukan penagihan door to door danada posko setiap kelurahan,” ungkapnya.(jun/war/b)
