MAKASSAR, BKM — Direktur Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar Amrin Rani meminta kepada para taruna dan taruninya untuk tidak mudah diadu domba oleh pihak lain. Kebersamaan harus terus terjaga, dan jangan bercerai berai.
”Selalu menanamkan jiwa dan semangat persatuan. Jangan mau diadu domba oleh orang lain,” kata Amrin usai penutupan pendidikan dasar bela negara (diksar belneg) taruna taruni Polimarim AMI di markas Rindam XIV/Hasanuddin, Kamis (14/9).
Tak lupa dia mengingatkan, bahwa diksar belneg seperti ini hanya sekali dilaksanakan bagi taruna taruni Polimarim. Namun manfaatnya akan dirasakan seumur hidup. Sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari para instruktur dan pelatih selama diksar berlangsung, hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin.
”Penutupan ini bukan akhir dari segalanya. Sebaliknya, menjadi awal untuk memulai proses perkulihan di kampus. Disiplin serta tanggung jawab yang diperoleh dari diksar ini agar diterapkan ketika berada di kampus serta dunia kerja kelak,” tandas Amrin.
Komandan Rindam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Rafael Grana Baay diwakili Komandan Belneg Letkol Inf Gatot Pramono Yogi yang bertindak selaku inspektur upacara penutupan, menyatakan bangga atas dedikasi dan kesungguhan para peserta diksar. ”Ini menjadi modal besar dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari di kampus dan ketika bekerja nantinya,” ujarnya.
Letkol Gatot juga menyampaikan terima kasihnya kepada direktur Polimarim, karena telah memilih Rindam XIV/Hasanuddin sebagai tempat pelaksanaan diksar bagi para taruna taruninya selama ini. Sebaliknya, Amrin juga secara berulang kali menyatakan terima kasihnya kepada Danrindam serta seluruh jajarannya, karena telah memberikan ilmu kepada taruna taruna polimarim selama diksar berlangsung.
Usai upacara penutupan, dilakukan penyerahan plakat dari Danbelneg Rindam kepada Direktur Polimarim AMI. Dilanjutkan penyematan pin penghargaan Widia Casrena Darma Sidha (Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan Olah Keprajuritan), dari Komando Resimen Mahasiswa Indonesia (Menwa) Wolter Monginsidi Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada empat pembina menwa Polimarim AMI. Masing-masing Arifin HA Majid, Harry Katuuk. Alfian Umar dan Darwis. Penyerahannya dilakukan oleh Komandan Menwa Wolter Monginsidi Sulsel H Muh Said.
Sebelumnya, penghargaan yang sama telah diberikan kepada direktur polimarim, serta wadir I, II dan III. (rus)
Amrin: Taruna Polimarim Jangan Mau Diadu Domba
