GOWA, BKM — Karena prestasi keuangan yang mulus selama enam tahun berturut-turut, Pemkab Gowa kembali mendapat kehormatan dari pemerintah Republik Indonesia. Kehormatan itu berupa penghargaan atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2012-2016.
Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani dan diterima Pemkab Gowa diwakili Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Gowa, H Abd Karim Dania. Penghargaan ini diserahkan Menkeu pada Rakernas Akuntansi dan Laporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Gedung Dhanapala, Kementrian Keuangan, Jakarta, Kamis siang (14/9).
Kabag Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin menjelaskan penyampaian Sri Mulyani dalam rangkaian penyerahan penghargaan tersebut. Pemerintah sangat bangga dengan beberapa pemerintah daerah yang telah memiliki WTP selama 5 tahun berturut-turut. ”Walau pemerintah daerah memperoleh WTP, namun tetap harus melihat design dan penggunaan anggarannya secara efektif dan efisien. Pemerintah daerah harusnya dalam setiap penganggarannya tidak melebihi atau melebih-lebihkan dari standar yang sudah ada. Juga yang harus menjadi perhatian adalah aspek penyerapan serta implementasi di masyarakat,” kata Abdullah menirukan pernyataan Menkeu tersebut.
Masih mengutip pernyataan Menkeu, Abdullah mengatakan, harusnya aspek penyerapan bisa membantu percepatan kegiatan. ”WTP tidak menjamin tidak terjadinya korupsi. Apalagi ditemukan OTT. Ada juga korupsi yang harus dilihat konflik kepentingan yang harus diwaspadai bersama,” katanya.
Opini WTP sendiri menjadi kebanggaan Pemkab Gowa dan menjadi prestise yang cukup baik dalam penataan dan pengelolaan keuangan di jajaran Pemkab Gowa. Abdullah juga mengatakan, sebelumnya Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengikuti pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah yang dibuka secara resmi Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis pagi (14/9). (sar/mir)
Gowa Raih Kehormatan WTP 2012-2016 Dari Menkeu
