LUWU, BKM — Kepala Kejati Sulsel Jan Samuel Maringka bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Ros Ellyana Prasetyo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Luwu, Jumat (15/9).
Di Luwu Kajati disambut tari Padupa di Rujab Bupati Luwu. Rombongan diterima Wabup Luwu Amru Saher, Sekkab Syaiful Alam, Plt Kapolres Luwu AKBP Dudung dan Ketua TP PKK Luwu Andi Tenri Karta sekaligus acara ramah tamah dengan jajaran Pemkab Luwu.
Kajati Jan Samuel Maringka menggelar acara supervisi internal Kejaksaan di Kantor Kejari Luwu dan meninjau kinerja Kejari Belopa. Dalam sambutannya Kajati Jan Samuel Maringka menyampaikan ucapan terimakasihnya atas acara rama tamah yang digelar Pemkab Luwu. Dia menjelaskan kedatangannya merupakan rangkaian Kunker dimana sebelumnya telah mengunjungi Kabupaten Luwu Timur, Lutra, dan Kota Palopo.
Selain itu, Kajati memberikan apresiasi atas kinerja Kajari Belopa, yang telah bersinergitas dengan Pemerintah daerah dan seluruh stakholder dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih.
“Saya ucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Kajari Belopa yang telah sukses dalam menjalankan tugasnya dimana mampu bersinergitas bersama dengan Pemerintah dan Stacholder, Saya juga berharap agar Kabupaten Luwu cepat bertumbuh sebagai ibukota yang bisa berakselerasi dengan kota-kota yang lain di Sulsel,” ujar Jan.
Dia mengatakan pihaknya telah mencanangkan program unggulan yakni reformasi di bidang hukum dan perubahan di dalam penegak hukum.
“Penegak hukum tidak lagi dibelakang tapi kini penegak hukum harus berada didepan, bersama-sama pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengawasi anggaran pembangunan agar bisa berjalan dengan tepat waktu,” ujarnya.
Dia berharap para penegak hukum bisa memberikan nilai pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pembangunan di daerah.
“Kehadiran penegak hukum harus bisa dirasakan bermanfaat oleh masyarakat,” tuturnya.
Sementara Wabup Luwu, Amru Saher, mengatakan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Luwu menciptakan pemerintah yang bersih dari KKN, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, dan membuat terobosan baru yakni Klinik Keuangan Desa. (wan/C)