MAKASSAR, BKM — Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKP2) Provinsi Sulawesi Selatan menggenjot penataan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makasssar.
Setelah membangun Baruga Karaeng Galesong dan mempercantik lapangan upacara, kali ini, pengerjaan dilanjutkan ke bagian selatan rumah jabatan.
Baruga Karaeng Pattingalloang yang telah dirobohkan akan disulap menjadi taman dan areal parkir. Sementara di sisi kiri Baruga Karaeng Galesong, digenjot penyelesaian RTH plus bangunan yang akan difungsikan pergola atau plaza tempat bersantai bergaya kolonial dengan penempatan tiang ala Romawi.
Untuk menunjukkan nuansa lokal, beberapa item yang sebelumnya sudah ada tetap dipertahankan. Seperti rumah tongkonan toraja, kemudian dua miniatur Tedong Bonga, sangkar burung dan beberapa pohon juga ada yang tetap pada tempatnya.
“Kami menambah beberapa bagian,seperti plaza, ada pergola, panggung untuk performance, kemudian taman, dan bagian tengah dibangun tempat perjamuan dengan tiang tinggi, di mana modelnya seperti di Roma,” kata
kata Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKP2) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Bakti Haruni, akhir pekan lalu.
Khusus untuk pergola, katanya, merupakan satu kesatuan dari taman yang dibuat.
RTH tersebut saat ini sedang digenjot penyelesaiannya dan diharapkan bisa diresmikan saat Hari Jadi Sulsel ke-348 pada 19 Oktober mendatang.
Sebenarnya, proyel tersebut ditargetkan rampung November mendatang. Namun untuk mendapatkan momen sakral, digenjot agar bisa rampung dan diresmikan saat Sulsel berulang tahun.
Untuk melakukan renovasi tersebut, dialokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar. Anggaran itu sudah mencangkup lapangan upacara, taman dan parkiran. (rhm)