MAKASSAR,BKM — Petugas pengamanan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin berhasil menggagalkan pengiriman paket berisi senjata rakitan jenis revolver. Rencananya, benda berbahaya tersebut hendak dikirim ke Jombang, Jawa Timur.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengetakan senjata rakitan tersebut ditemukan pada hari Sabtu (16/9). Selanjutnya diserahteriman oleh pihak bandara ke Polsek Kawasan Bandara.
Kombes Dicky yang dihubungi, Minggu (17/9) menjelaskan pengungkapan kasus ini. Berawal ketika karyawan dari jasa pengiriman PT J & T memasukkan paket dengan SMU 126-4166942. Keterangan di PTI disebutkan berisi dokumen dan paket.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan di SITEC untuk penerbitan bukti timbang barang. Termasuk melalui mesin X-Ray.
Petugas X-Ray bernama Andre yang memeriksa paket tersebut menaruh curiga. Petugas PT J & T kemudian diminta untuk membuka paket tersebut.
Kecurigaan Andre terbukti. Saat dibuka, di dalam paket itu ditemukan senjata api rakitan jenis revolver. Benda itupun lalu diamankan ke ruang air cargo terminal supervisor untuk dilakukan pendataan.
”Dari pendataan, diperoleh jika paket itu diketahui berasal dari pengirim bernama Whisas, warga Makassar. Ditujukan ke seseorang bernama Kasman, warga Njajang Wringisari Padomasan RT04/ RW10 Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Rencananya akan dikirim menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA-368 tujuan Surabaya,” jelas Dicky. (ish/rus)