BAKAL Calon Wali Kota Makassar Andi Mustaman mengaku banyak mendengar keluhan terkait susahnya lapangan kerja. Keluhan tersebut ia dengar dari masyarakat saat blusukan di beberapa daerah di Kota Makassar.
Menurutnya, pengangguran masih menjadi masalah utama warga Makassar, pasalnya, angkatan kerja lebih tinggi dibanding ketersediaan lapangan kerja.
Berdasarkan Data BPS tahun 2015 yang dirilis tahun 2017, tercatat jumlah angkatan kerja laki-laki (368.820), perempuan (224.340) total (593.160) sementara yang bekerja, laki-laki (323.289), perempuan (198.565) total (521.854) dan pengangguran terbuka laki-laki (45.531) perempuan (25.775) total 71.306.
“Saat ini angka pengangguran terbuka Kota Makassar sebesar 12,02 %, sementara persentase rata-rata pengangguran terbuka Nasional hanya 5,5 %,” ujarnya di media center Aman For Makassar, Minggu, (17/9).
Melihat kondisi ini, ia akan melakukan beberapa trobosan untuk menekan angka pengangguran dengan keberpihakan ekonomi warga dan gerakan kewirausahaan atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). “Kita bukan hanya memberikan ruang fisik, namun juga memberikan dukungan modal, akses market, dan mentor bagi pewirausaha,” jelasnya.
Bukan hanya itu, ia juga akan mengadakan garasi Inovasi di setiap kelurahan dengan melibatkan perusahaan dan perguruan tinggi untuk mendukung eksperimen pemuda mengembangkan produk bernilai ekonomi. (rif)