Site icon Berita Kota Makassar

DPS Maros Bertambah

MAROS,BKM–Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros terus menggalakkan sosialisasi dan pemutakhiran data pemilih. Diperkirakan, pemilih akan bertambah hingga 300ribu orang.
Komisioner KPU Maros, Saharuddin Datu saat ditemui, Senin (18/9) mengatakan, pada Pilkada Bupati lalu, jumlah pemilih di Maros hanya berkisar 250 ribu orang. Jumlah ini akan bertambah seiring verifikasi yang terus dilakukan oleh KPU. “Saat ini sudah masuk ketahapan sosialisasi pemilih. Kita berharap agar jumlah keterlibatan pemilih saat Pilgub bisa lebih besar dari Pilbup lalu,” ujarnya.
Saharuddin melanjutkan, jika target penambahan jumlah pemilih itu terwujud, secara otomatis jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga akan bertambah. Namun, Saharuddin belum bisa merinci berapa penambahan TPS nantinya. “Kemungkinan besar, TPS juga akan ikut bertambah kalau jumlah pemilih naik. Tapi, kita belum bisa menyebutkan berapa karena masih dalam tahap verifikasi,” terangnya.
Selain tahapan Pilgub, kata Saharuddin, bulan Oktober 2017 mendatang, tahapan Pemilihan Umum juga sudah mulai dijalankan. Tahapan Pemilu yang dimaksud adalah verifikasi partai yang baru akan ikut Pemilu serta verifikasi berkas bagi partai lama. “Bulan depan ini kita sudah mulai tahapan dengan verifikasi keterwakilan pengurus partai-partai baru. Untuk partai lama, kami hanya akan verifikasi berkasnya saja,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, kemungkinan besar pada Pemilu nanti, jumlah Daerah Pemilihan (Dapil) di Maros akan bertambah. Pasalnya, jumlah penduduk di Maros sudah mencapai 400ribu jiwa. Tak hanya Dapil, jumlah kursi juga sudah bisa 40 kursi. “Soal pemecahan Dapil ini nantinya akan kita bicarakan dengan partai politik. Idelanya memang sudah harus dipecah menjadi enam Dapil karena jumlah penduduk kita sudah 400rb,” jelasnya.
Sekretaris Partai Amanat Nasional (PAN) Maros, Chaidir Syam mengatakan, peluang pemecahan Dapil ini belum dibicarakan secara internal. Namun ia mengaku, pemecahan Dapil itu akan sangat positif bagi keterwakilan setiap wilayah Dapil. “Kami memang belum membicarakan secara Internal di Partai. Tapi menurut kami wacana itu sangat positif karena keterwakilan disetiap dapil akan terakomodir,” sebutnya.(ari/rif/c).

Exit mobile version