Site icon Berita Kota Makassar

Kemarau Berakhir November

MAKASSAR, BKM–Suhu udara di Sulawesi Selatan saat ini tergolong cukup panas. Di Makassar sendiri sudah sekitar sebulan lamanya hujan tak pernah turun. Kondisi ini pun diperkirakan baru akan berakhir pada November 2017 nanti.
Prakirawan BMKG, Rizky Yuda, mengatakan, kalau wilayah Sulsel bagian barat tidak turun hujan sejak sebulan lalu. Sedangkan kondisi suhu udara rata-rata di seluruh Sulsel mencapai 32 sampai 34 derajat celcius. Bahkan suhu ekstrim pernah terjadi di Kabupaten Maros beberapa hari lalu dengan suhu mencapai 35 derajat celcius.
Kelembabannya pun terhitung sangat rendah dengan hanya sekitar 50 sampai 55 persen. Sampai-sampai kondisi kering yang panjang terjadi di wilayah Sulsel bagian barat dan selatan, seperti wilayah Jeneponto, Takalar, dan Pangkep. “Kondisi kering di sana telah terjadi sekitar 21 atau 30 hari lamanya,” kata Rizky.
Untuk warga kota seperti di Makassar, BMKG mengimbau untuk selalu menggunakan sunblock atau krim untuk kulit jika ingin bepergian ke luar rumah pada siang hari. Hal ini supaya kulit tidak selalu terpapar matahari yang bisa menimbulkan beberapa penyakit akibat sinar matahari yang sangat menyengat.
Rizky menambahkan, hujan sendiri baru akan terjadi di wilayah Sulsel bagian barat dan selatan pada November nanti. Setelah itu baru akan bergerak ke arah Susel bagian timur. Sedangkan untuk wilayah Susel bagian utara, wilayah tersebut bukanlah wilayah musiman. Jadi di wilayah tersebut, hujan bisa saja turun kapanpun. “Wilayah seperti Luwu, Palopo, Toraja itu bukanlah wilayah yang dipengaruhi oleh musim, jadi sekali-kali di sana masih turun hujan,” jelas Rizky.
Rizky pun menyarankan bagi para petani untuk selalu waspada akan kebutuhan air. Para petani diharapkan mencari alternatif sumber air lain selain air hujan.(nug/war/c)

Exit mobile version