ENREKANG, BKM — Kepala Unit BPJS Kabupaten Enrekang, Hajra mengatakan masih ada sekitar 70 ribu warga Kabupaten Enrekang yang hingga kini belum terdaftar dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan belum memiliki kartu jaminan kesehatan nasional (JKN).
“Masih ada sekitar 70 ribu warga Enrekang yang belum mendaftar JKN,” ujar Hajra kepada BKM saat ditemui di kantornya, Selasa (19/9).
Menurutnya, dari jumlah 238 jiwa penduduk Enrekang, baru 160 jiwa yang sudah terdaftar memiliki kartu jaminan kesehatan nasional (JKN).
Akibatnya, pihak BPJS berharap Dinas Sosial setempat untuk segera melaukan verifikasi lalu diajukan kepada Pemkab untuk dilakukan pendataan.
“Saya berharap Pemkab yang 70 ribu warga ini yang belum terdaftar agar diverifikasi,”harap Hajra.
Selain itu, Hajrah menambahkan tunggakan peserta JKN Mandiri sejak 2017 kurang lebih Rp 300 juta lebih dari ratusan peserta. (her/C)
