SIDRAP, BKM — Kementerian Sosial (Kemensos) RI membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kelurahan Wette’e, dan Desa Wanio Timoreng, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap.
Pembentukan KSB di Sidrap merupakan yang ke 526 di seluruh Indonesia. Tahun ini, Kabupaten Sidrap ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan pencanangan KSB tingkat Sulsel. Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel, Minggu-Selasa (17-19) mendatang.
Kadis Sosial, Kependudukan, dan Catatan Sipil (Disosdukcapil), Syaharuddin Laupe mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan di daerah rawan bencana seperti Kelurahan Wette’e dan Desa Wanio Timoreng.
“Ada 1.000 lebih peserta. Semua tim dan perlengkapan diturunkan ke lokasi seperti dapur umum dan logistik bencana,” ujar Kadis.
Peserta diberikan pelatihan dasar-dasar bencana, simulasi, dan sosialisasi. Kemudian, juga dirangkaikan malam kesenian dan panjat pinang.
Kepala Desa Wanio Timoreng, Syamsuddin selaku tuan rumah mengaku, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini.
Sekkab Sidrap, Sudirman Bungi membuka secara resmi ditandai pemukulan gong dan pentungan dalam rangkaian upacara pembukaan.
Acara pembukaan dilakukan simulasi penanganan bencana yang dilakukan oleh kader Tagana, dan para petugas penanganan bencana. Sejumlah sarana penanganan bencana seperti mobil ambulans dan dapur bencana juga diturunkan dalam simulasi. “Semoga dengan hadirnya KSB ini saat ada bencana, bisa langsung teratasi tanpa ada kerugian atau korban jiwa,” kata Sudirman
Dia menambahkan KSB merupakan salah satu langkah yang dilakukan pemerintah dalam rangka mengantisipasi dan melahirkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana untuk meminimalkan kerugian dan korban jiwa.
“Kita sadar bahwa bencana itu tidak bisa dihindari, yang bisa kita lakukan adalah bagaimana langkah antisipatifnya dan kesiapsiagaan masyarakat, meski tidak ada satupun di antara kita yang menginginkan bencana, namun dengan langkah yang kita tempuh, bisa meminimalisiri kerugian terutama korban jiwa,” ungkapnya.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Provinsi Sulsel H Sabaruddin berharap Menurutnya KSB diharapkan menjadi spirit sekaligus menambah pemahaman masyarakat dalam penanganan dan penanggulangan bencana. (ady/C)
Kemensos Bentuk Kampung Siaga Bencana
