MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian Binmas Polsek Panakkukang dan Babinsa Koramil masih berjaga-jaga di lokasi, pascabentrok antara warga Kampung Rama dan Paropo yang terjadi Senin malam (18/9).
Situasi yang awalnya aman, Selasa malam (19/9) sekitar pukul 19.00 Wita, tiba-tiba menjadi gaduh. Sekelompok pemuda kembali melakukan aksi pelemparan, meski aparat masih berjaga. Akibatnya, kaca gerobak penjual bakso keliling pecah. Kerusakan juga dialami sebuah counter HP yang berada di Kampung Rama.
Warga kemudian melakukan penyisiran di lokasi pelemparan batu. Situasi kian ramai ketika warga Kampung Rama mendapati ada dua orang pemuda yang diduga sebagai pelaku pelemparan.
Mereka yang diduga sebagai provokator dan hendak menyusul aksi tawuran susulan ini, langsung dikepung warga. Keduanya yang belakangan diketahui bernama Gunawan dan Anto langsung jadi bulan-bulanan massa. Pemuda Batu Laccu itu dihakimi dan dihajar hingga babak belur.
Warga setempat mendesak keduanya untuk mengakui perbuatannya melakukan pelemparan bersama lima rekannya. Namun, keduanya berkilah.
Kemarahan warga ini buntut dari aksi saling serang pemuda Kampung Rama dan Paropo, yang diduga diprovokasi oleh dua orang ini bersama rekannya. Sebab, keduanya tepergok warga Kampung Rama melempar batu dari bagian belakang pekuburan Islam, dan diarahkan ke warga Kampung Paropo. Namun, aksi provokasi mereka gagal memicu terjadinya bentrok susulan.
Tak lama berselang, seorang pengendara yang melintas di lokasi kerumunan warga turut menjadi sasaran amukan. Akibatnya, dia mengalami pendarahan hebat pada bagian hidung.
Aksi main hakim sendiri ini terhenti setelah petugas Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit I Resmob Iptu Haryanto Rahman tiba di lokasi. Tembakan ke udara dilesakkan untuk membubarkan diri.
Selanjutnya, pemuda pengendara motor tersebut dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara Gunawan dan Anto dibawa ke Mapolsek Panakkukang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Dua orang pemuda kita amankan, karena diduga melakukan pelemparan mengarah ke Kampung Paropo hingga warga Kampung Rama marah. Beruntung, warga Kampung Rama tidak teroprovokasi,” ujar Iptu Haryanto, Rabu (20/9). (ish/rus)
Dua Provokator Gagal Picu Bentrok Susulan di Kampung Rama
