MAKASSAR, BKM–Elit Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara terbuka mengemukakan bila ada kekuatan besar yang ingin menjegal Ichsan Yasin Limpo maju sebagai bakal calon gubernur di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 27 Juni 2018 mendatang.
Wakil Ketua Umum DPP PPP, HM Amir Uskara bahkan buka suara mengenai skenario mengacaukan parpol pengusung IYL. Meski demikian, Amir yang juga sekretaris Fraksi PPP di DPR RI ini mengaku akan tetap konsisten berada dibarisan IYL-Cakka. “Kami konsisten bersama IYL-Cakka di Pilgub. Meski memang ada pihak sengaja mengacaukan, namun kami akan tetap solid,”ujar Amir Uskara, Jumat (22/9).
Amir menegaskan, meski ada pihak tertentu mencoba melakukan manuver agar IYL-Cakka tidak maju, namun partainya tetap percaya diri dibarisan Punggawa Macakka. Bahkan, pihaknya tetap optimis bisa maju lewat parpol.
Hal sama ditegaskan Ketua DPW PPP Sulsel, HM Aras bahwa pihaknya tidak akan terpengaruh dengan isu partai lain yang ingin menarik dukungan dari IYL. PPP tetap mensolidkan barisan dan mensosialisasikan IYL – Cakka. “Kalau ada partai lain demikian, kita tetap sosialisasi IYL-Cakka. Karena dari awal, kami sudah resmi nyatakan dukungan. Bahkan, penguatan sosialisasi dan pemenangan IYL-Cakka sudah merata di seluruh kabupaten se Sulsel,” terangnya.
Diketahui, upaya menjegal IYL-Cakka di Pilgub tercium sejak dulu. Pasalnya, pasca dua partai menerbitkan rekomendasi, tiba-tiba ada kandidat tertentu bermain agar mengalihkan dukungan.
PAN misalnya, mendadak dikabarkan mengalihkan dukungan ke Nurdin Abdullah. Padahal partai ini, sejak dulu konsisten di IYL. Bahkan karena memastikan ke Punggawa, Ketua Umum DPP Zulkifli Hasan mengintruksikan ke kadernya menyosialisasikan IYL.
Sebelumnya, Ketua POK DPP PAN Yandri Susanto mengemukakan alasan bila IYL tak mampu mencukupkan parpol terkesan mengada-ada. Pasalnya, pendaftaran lewat jalur parpol masih tersisa sekitar 3 bulan. Sementara beberapa partai lainnya masih dalam tahap proses penjaringan penentuan usungan.
Kemarin, Jumat pengurus DPW PAN dan DPD datang ke kantor DPP PAN untuk menyampaikan dukungan agar tidak ada pengalihan dukungan dari PAN jelang Pilgub.
Tak hanya ke DPP, namun PAN Sulsel juga akan bertemu dengan sang pendiri HM Amien Rais.
Ketua PAN Gowa Abd Haris Tappa menegaskan bila pihaknya siap menerima sanksi apapun dari DPP ketimbang mendukung NA di Pilgub. “Kita tidak melihat sanksi disini. Sikap kami sejak awal memang mendukunga sepenuhnya Punggawa-Macakka. Hanya yang tidak kita tahu siapa yang melakukan manuver hingga merusak ketentuan partai sebelumnya yang mendukung IYL,” terang Haris yang juga wakil ketua DPRD Gowa ini (sar-ita/rif)
Elit PPP dan PAN Akui Ada Upaya Jegal IYL
