MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman kebakaran khususnya di musim kemarau saat ini.
Di mana saat musim kemarau, peristiwa kebakaran banyak terjadi karena adanya pembakaran sampah di lahan terbuka dan tanpa pengawasan.
“Musim kemarau potensi kebakaran cukup tinggi. Kami imbau masyarakat tidak lalai saat membakar sampah di lahan terbuka. Harus benar-benar diawasi apalagi kalau ada barang atau benda mudah terbakar seperti kayu kering, bensin dan alang-alang. Kalau lalai sedikitpun bisa menimbulkan kebakaran,” sebut Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Makassar Hasanuddin, Jumat (22/9).
Hasanuddin mengakui, kasus kebakaran akibat kelalaian pembakaran sampah lebih sedikit ketimbang karena arus pendek listrik. Sejak Januari 2017 ini, kasus kebakaran terbanyak terjadi di Makassar karena arus pendek listrik. Lalu kemudian disusul dengan kompor meledak dan pembakaran sampah.
“Untuk sementara data yang kami punya kasus kebakaran di Makassar ada 121 kasus. Dan dari total kasus itu 70 persennya karena arus pendek,” tandasnya. (arf)