MAKALe, BKM — Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek, Kamis (21/9) membuka Jambore Nasional (Jamnas) Public Safety Center (PSC) 119 dan Sistim Penanggulangan Gawat Darurat (SPGDT) di Kawasan Pasar Seni Makale.
Jamnas PSC 119 dan SPGDT selama tiga hari (22-23/9) di ikuti 700 orang peserta dari 117 PSC 119 di Indonesia.
Selama tiga hari PSC berbagai lomba dan kegiatan dilaksanakan seperti diskusi, penanaman pohon, simulasi gawat darurat, pameran, bakti sosial (Baksos), dan gelar budaya wisata toraja.
Menkes Nila Djuwita saat buka Jamnas katakan, faktor utama penyebab kematian selain jantung juga kecelakaan lalulintas (Laka).
Karena itu PSC 119 selalu siap gerak cepat melakukan pertolongan selamatkan jiwa manusia, sarana dan prasaran hendaknya lengkap.
Apalagi Tana Toraja daerah tujuan wisata infra struktur jalan harus baik dan airport juga tersedia. ”Terus terang saya takut ke Toraja karena jalannya berbahaya tikungan tajam,” jelasnya.
Karena itu unit gawat darurat standar di RS dan Puskesmas tersedia, sehingga keterampilan perawat terus dilatih dan ditingkatkan, kata Nila Djuwita.
Dijelaskan Nila Toraja dikaruniai adat dan budaya luar biasa dan tidak ada duanya, bupati Nico terus diasah semangat gotong royongnya, sebab saya kagumi budaya Toraja.
Untuk itu Bupati Nicodemus terus dijaga kesehatan masyarakatnya karena kebijakan taqlingnya jangan biarkan rakyatku sakit, bodoh dan miskin luar biasa, imbuh Nila.
Bupati Nicodemus Biringkanae menyambut sukacita Jambore PSC 119 dan SPGDT di Tana Toraja sebutkan, kegiatan ini sebagai kekuatan dan energi baru serta semangat menata pariwisata Tana Toraja kedepan lebih baik. (gus/C).
