Site icon Berita Kota Makassar

Penjambret Tas Ibu-ibu Nyaris Tewas Diamuk Massa

MAKASSAR, BKM — Sofian (25), warga Bonto, Desa Baroangin, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Jumat malam (22/9) menjambret tas berisi uang dan surat penting milik seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hasnah (45) di Jalan Bayam, Makassar.
Usai melakukan aksinya, ia langsung melarikan diri. Namun upayanya untuk kabur dihadang warga, hingga akhirnya diamuk massa dan tak sadarkan diri. Tak lama kemudian, tersangka yang terkapar di pinggir jalan berlumuran darah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
Korban Hasnah kepada petugas menuturkan, sebelum dijambret, ia baru saja keluar dari rumah berjalan kaki sambil menjinjing tasnya. Ketika berada di pinggir jalan, tiba-tiba pelaku yang sendirian mengendarai sepeda motor Yamaha Mio langsung menyambar tas milik korban.
Tas yang dipegang pada tangan kiri Hasnah seketika itu terlepas lalu dibawa kabur pelaku. Nahas, aksi pelaku ketahuan warga sekitar. Akhirnya Sofian tertangkap dan dihajar beramai-ramai.
Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Hakim Bahar menjelaskan, tersangka dan barang buktinya diamankan oleh anggota Polsek Bontoala yang dipimpin Panit I Opsnal Iptu Rahman Ronrong. ”Barang bukti yang diamankan berupa tas korban dan sepeda motor DD 2893 UM yang digunakan pelaku saat kejadian,” ujar Iptu Hakim Bahar.
Panit I Reksrim Polsek Bontoala Iptu Rahman Ronrong, mengatakan saat itu ia bersama anggotanya sedang melaksanakan patroli antisipasi suporter PSM Makassar yang bubaran dari stadion Andi Mattalata. Kemudian mereka menerima informasi dari warga bahwa ada peristiwa jambret di Jalan Bayam.
”Waktu kami datang, pelaku sudah dihakimi massa. Untuk kami cepat tiba di lokasi. Pelaku bersama barang bukti sudah kami amankan di Polsek Bontoala untuk proses lebih lanjut,” ungkap Rahman Ronrong. (jul/rus)

Exit mobile version