Site icon Berita Kota Makassar

Heboh Temuan Kain Penuh Bercak Darah di Kampus UIN

MAKASSAR, BKM — Warga kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Samata mendadak heboh, Senin (25/9). Ditemukan selembar kain yang dipenuhi bercak darah tidak jauh dari perpustakaan Syekh Yusuf.
Dengan cepat informasi itu beredar di kalangan dosen, karyawan dan mahasiswa. Seolah tak ingin ketinggalan dengan kabar tersebut, mereka lalu mencari tahu.
Belakangan, bukan hanya sehelai kain penuh bercak darah itu yang didapat. Setelah ditelusuri lebih jauh, di got tak jauh dari lokasi penemuan awal, juga ditemukan ceceran darah.
Daeng Moda, seorang petugas kebersihan kampus menuturkan, sorang warga bernama Dg Sitaba yang pertama kali menemukan kain penuh bercak darah sudah mengering itu.
”Awalnya kain penuh bercak darah itu ditemukan Dg Sitaba. Dia lalu menyampaikan ke saya. Tapi kita tidak tahu darah apa di kain itu,” ujar Dg Mona, kemarin.
Dg Sitaba menjelaskan, kain bercampur darah itu ia temukan ketika sedang berada dekat ruang perpustakaan Syekh Yusuf. Dia terkejut melihat adan kardus serta kain penuh bercak darah serta sandal disamping teras. Dia kemudian memindahkan dos dan kain itu.
Sebenarnya, kabar penemuan kain bercampur darah itu telah mencuat sejak Minggu (24/9). Namun belum beredar secara luas. Barulah setelah foto kain penuh bercak darah tersebut beredar di media sosial, pembicaraannya pun ramai.
Kepala Perpustakaan Syekh Yusuf UIN Alauddin Samata Quraisy Mathar, tidak mengetahui jika ada temuan seperti itu dari dekat ruangannya. Dia baru tahu setelah dotonya bereda melalui sosial media.
”Sebelumnya saya tidak tahu ada seperti itu. Nanti setelah ada yang kirim gambarnya ke HP saya, barulah saya tahu,” ujarnya.
Petugas keamanan kampus UIN Alauddin bernama Syarif yang menerima informasi tersebut, langsung mencari tahu kebenarannya. Ternyata betul, temuan tersebut benar adanya. Kuat dugaan kain penuh bercak darah tersebut usai dipakai untuk melahirkan orok bayi.
”Dari hasil penyisiran, memang ada selembar kain penuh bercak darah. Saya akan berkoordinasi dengan rekan yang bertugas malam untuk mencari tahu,” terangnya. (ish/rus)

Exit mobile version