Site icon Berita Kota Makassar

Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

WAJO, BKM — Ratusan hektar sawah pertanian di Desa Wele, Kecamatan Belawa, Wajo terancam gagal panen. Pasalnya, saluran irigasi Bendungan Bila ditutup.
Akibatnya, lahan pertanian milik warga yang sudah ditanam sudah mengalami kekeringan dan kerisis Air. Hal itu dikeluhkan salah satu petani, Rais saat mendatangi kantor DPRD wajo bersama Ratusan petani lainya.
Rais mengaku, Tertutupnya bendungan Bila itu sudah hampir dua bulan sehingga ratusan hektar sawah terancam gagal panen.
“Kami minta melalui DPRD agar menjembatani masyarakat agar bendungan bila secepatnya dibukakan pintu untuk mengairi ratusan hektar sawah milik warga,” ujar Rais.
Ketua DPRD Wajo H Muh Yunus Panaungi bersama anggota DPRD Wajo dari Komisi III dan Kepala UPTD Irigasi Bendungan Kalola H Abbas yang menerima aspirasi warga itu berjanji akan memanggil PSDA.
“Insya allah, aspirasi warga akan kami sampaikan ke PSDA untuk dibukakan pintu,”ungkap Yunus.
Kepala UPTD Bendungan Kalola, H Abbas mengaku tertutupnya bendungan itu lantaran ada pengerjaan saluran. Pengerjaan tersebu akan selesai akhir september ini. Debit air pun juga sangat terbatas.
“Kita upayakan akhir September Air Bendungan bisa tersuplai kembali,”katanya.
Anggota Komisi III Andi Senurdin menambahkan, luas areal yang masih membutuhkan air kurang lebih 400 hektar. Itu merupakan areal yang terlambat ditanami akibat tergenang air banjir.
”Memang benar, apabila air tidak mengalir sevepatnya, maka areal persawahan masyarakat dipastikan gagal panen,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version