Site icon Berita Kota Makassar

Seluruh Tribun Stadion Barombong Ditarget Rampung Akhir Desember

MAKASSAR, BKM — Pemprov Sulsel terus menggenjot penyelesaian Stadion Barombong yang nantinya akan menjadi salah satu simbol atau ikon daerah.
Sesuai keinginan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, stadion ini sudah harus dirampungkan secara kesuruhan pada 16 Maret mendatang. Khusus untuk seluruh kegiatan konstruksi, dalam hal ini pembangunan tribun untuk penonton, diharapkan bisa rampung keseluruhan pada akhir Desember mendatang.
Tahun ini, Pemprov melalui APBD 2017, menyuntik Stadion Barombong sebesar Rp90 miliar. Anggaran itu untuk menyesaikan pembangunan tribun selatan dan utara yang satu paket, serta tribun barat.
Menurut Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muchlis Mallajareng, untuk menggenjot pekerjaan, pihaknya melibatkan hingga ratusan pekerja dan membagi tiga shift pekerjaan.
“Kita memang butuh tenaga banyak. Dengan jadwal pekerjaan hingga tiga shift, kami akan melibatkan tenaga sebanyaknya-banyaknya. Kalau misalnya satu shift 100 orang, jadi butuh sekitar 300,” ungkapnya, Selasa (27/9).
Untuk pengerjaan tribun selatan dan utara, saat ini sementara siap-siap untuk dicor oleh kontraktor pemenang proyek PT Usaha Subur Sejahtera.
Sementara untuk tribun barat, masih sementara proses tender dan pemenangnya bakal diumumkan 10 Oktober mendatang bersamaan dengan pengumuman tender konsultan pengawas.
Menurut Muchlis, tendernya pengerjaan tribun barat diulang karena pada proses lelang pertama, tak ada kontraktor yang memenuhi spesifikasi.
“Seluruh anggaran senilai Rp90 miliar itu harus diserap tahun ini. Makanya kita genjot terus pekerjaan, ” ungkapnya.
Dia melanjutkan, tahun depan, rencananya Stadion Barombong kembali mendapat kucuran anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel 2018 senilai Rp70 miliar. Anggaran itu untuk mengerjakan finishing stadion hingga rampung keseluruhan dan bisa diresmikan Maret.
“Tahun depan, dikucurkan Rp70 miliar untuk finishingnya, ” ungkap Muchlis.
Pekerjaan yang akan dilaksanakan tahun depan menggunakan anggaran Rp70 miliar tersebut mulai akan ditender akhir Desember mendatang sehingga Januari sudah bisa langsung dikerjakan.
Sementara itu, Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras menjelaskan, jika melihat progres pekerjaan di lapangan, pihaknya optimistis proyek tersebut bisa selesai dalam waktu yang telah ditentukan.
Saat ini, pihaknya sementara mengambil alih posisi konsultan pengawas karena saat proses tender yang dilakukan beberapa waktu lalu, tidak ada yang memenuhi kriteria. Akibatnya dilelang ulang dan baru diketahui pemenangnya 10 Oktober mendatang.
“Untuk sementara waktu, kami ambil alih dulu posisi konsultan pengawas sampai didapat pemenang lelangnya. Karena tidak mungkin proyek ini jalan tanpa pengawasan,” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version