Site icon Berita Kota Makassar

H Labasse Pilih Cakka Ketimbang Azis Qahhar

LUWU, BKM–Salah seorang pejuang asal Sulsel H Labasse mengaku lebih memilih Andi Mudzakkar sebagai bakal calon wakil gubernur ketimbang Abd Aziz Qahhar Mudzakar di Pilgub Sulsel Juni 2018 mendatang.
H Labasse yang kini berumur 94 tahun merupakan sahabat ayah Cakka-panggilan akrab Andi Mudzakkar yakni Abd Kahar Mudzakkar pernah diberi jabatan sebagai pasukan pengawal Panglima Perang (P4) atau pasukan pengawal Pribadi Kahar Musakkar.
Alasan, H Labasse lebih memilih Cakka dari Aziz, karena ia menilai Cakka bisa diterima di semua golongan, apalagi melihat kondisi negara saat ini yang memberikan kebebasan orang beragama dan berekspresi. “Kalau memilih dua diantara putra sahabat saya (Kahar), serta melihat kondisi negara saat ini, saya lebih memilih Cakka,” ujar, H Labasse, saat ditemui di kediamannya, Jln. Andi Benni, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu, Jumat (29/9).
H Labasse yang juga Pendiri Pasanteren Attibyan ini mengakui bahwa Cakka adalah sosok yang bisa diterima di semua kalangan, dimanapun anak (Cakka) Kahar Muzakkar itu berada dengan kesederhanaanya itu mirip seperti mendiang ayahnya. “Cakka sosok yang bisa diterima disemua kalangan dimana pun ia berada, sosok sederhananya mengambarkan sikap kepemimpinan yang dimiliki bapaknya dulu,” ucap, H Labasse.
Sementara itu, Partai Nasdem Luwu Timur menargetkan akan memenangkan 70 persen suara untuk NH-Aziz.
Target kemenangan suara 70 persen tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Luwu Timur, Irwan Bachri Syam usai menggelar rapat Koordinasi dikantor DPD Nasdem Luwu Timur baru-baru ini.
Pasca Partai Golkar dan Nasdem berkoalisi, kata Irwan, sehingga kerja-kerja untuk memenangkan NH-Aziz juga semakin kuat. Apa lagi golkar dibawah kendali Bupati dan Nasdem wakil Bupati sudah bersatu. “60 persen suara sudah luar biasa, apa lagi sampai 70 persen. Masa di Pilkada kemarin kita menang dengan suara 63 persen, sementara di Pilgub untuk NH-Aziz tidak bisa lebih dari itu atau 70 persen,”ujar Irwan.
Berdasarkan hasil survei, kata Irwan, pasangan NH-Aziz telah menduduki urutan pertama dibandingkan bakal calon lainnya. Oleh karena itu, untuk memenangkan pertarungan Partai Nasdem memiliki strategi tersendiri apa lagi saat ini DPD, DPC dan DPRt sudah terstruktur. “Semua ini untuk kemenangan NH-Aziz. Yang pasti kita bekerja harus secara terstruktur. Bersyukurnya, DPD, DPC dan DPRt sudah terstruktur sehingga tidak susah bekerja. Partai Nasdem memiliki strategi sendiri,” ungkap Irwan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri, sekertaris, Saharuddin, Irmanto Hafid, dan pengurus Nasdem lainnya.(wan-alp/rif/c)

Exit mobile version