MAKASSAR, BKM– Harian Fajar menggelar Syukuran dan Tudang Sipulung dan zikir memperingati HUT ke-36 tahun.
Hajatan penuh khidmat digelar di lantai 19 Graha Pena, Sabtu malam, (30/9) dan dihadiri langsung founder dan CEO Fajar Group, HM Alwi Hamu.
Pada kesempatan itu, Alwi banyak bernostalgia. Kata dia, Tuhan tak memberikan jalan licin. Tapi ujian demi ujian di tiap usaha. Begitu pula Fajar yang sudah eksis puluhan tahun.
Kerja lebih keras lagi. Lalu, tumbuh bersama dalam kebersamaan. Begitulah pesan Alwi Hamu.
“Kita pernah terbit seminggu sekali tiga bulan. Tapi, apa yang kita lakukan? Ayo kerja keras. Kita mesti tumbuh dalam kebersamaan,” tutur dia.
Ya, kuncinya memang kebersamaan. Fajar bertahan lantaran pelopornya tak berpikir untuk dirinya sendiri.
“Tapi mau supaya banyak orang yang menikmati. Seperti itulah cita-cita,” kata Alwi.
Jika dahulu, dirinya sebagai penggerak, kini bersama pelopor lainnya mesti mendidik pelanjut.
“Fajar harus bisa menjadi seperti yang dicita-citakan Chairil Anwar, saya mau hidup 1.000 tahun lagi. Nama Fajar sudah terkenal sampai ke Amerika. Pertahankan itu,” imbau lelaki kelahiran Parepare itu.
Komisaris Utama, Syamsu Nur, mengungkapkan, Fajar merupakan lembaga yang amat kuat. “Ibarat pohon, punya akar yang sudah menjalar kemana-mana,” ujar dia.
Usia 36 tahun jangan sekadar diperingati, tapi mesti mengoreksi diri. Syamsu bilang, jadikan Fajar sebagai perahu. “Semua penumpang mengayuh dayung. Tak boleh ada yang jadi penonton saja,” imbuhnya.
Syamsu Nur juga mengajak agar makin memperkuat kekeluargaan dan lebih akrab lagi. “Fajar Mesti tetap disegani. Diakui menjadi pelopor dan diandalkan, baik sebagai media, maupun lembaga mandiri independen,” kata Syamsu.
Direktur Utama Harian Fajar, Agussalim Alwi Hamu, mengakui, gempuran teknologi menjadi tantangan bagi perusahaan. Mengikuti perubahan perilaku masyarakat
“Kita mesti siap di 2018. Ini tuntutan sebagai koran, harus mengikuti perkembangan teknologi,” turur dia.
Agus pun menekankan pentingnya kebersamaan, baik internal perusahaan maupun grup. Menurutnya, percuma sumber daya manusia hebat tanpa kebersamaan. “Kehebatan itu hanya akan keropos,” kata dia.
HUT ke-36 Fajar diisi kegiatan seru dan menarik. Diantaranya peluncuran Kawasan Kuliner BTP (KKB) dan Pesta Rakyat di kawasan Car Free Day, Jalan Boulevard.
“Pekan depan, kita gelar pertandingan golf dan lomba mancing yang dapat mendukung komunitas,” sebut Agus.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Harian Fajar, Ruslan Ramli, menuturkan, 36 tahun merupakan usia yang sangat matang dan dewasa. Mesti penuh khidmat memperingati 1 Oktober 1981 silam. “Semoga cita-cita 1.000 tahun lagi terpenuhi,” katanya penuh harapan. (rhm)
Alwi: Tuhan tak Memberikan Jalan Licin
