Site icon Berita Kota Makassar

Perwira Kodam Meninggal di Kamar Kos

MAKASSAR, BKM — Penghuni rumah kos Jascinth di Jalan Boulevard, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang mendadak geger. Seorang penghuninya yang juga perwira Kodam XIV/Hasanuddin bernama Kapten Kav Bakat tiba-tiba kejang, hingga akhirnya mengembuskan nafas terakhir.
Peristiwa itu terjadi Minggu (1/10) sekitar pukul 18.30 Wita. Tak lama berselang, sekitar pukul 20.15 Wita empat orang tim Dokpol Polda Sulsel dipimpin AKP Zulkarnain datang dan langsung masuk ke dalam kamar 12 yang ditempati korban. Menyusul kemudian
Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Toyib Anwari, Dandim 1408/BS Kolonel Kav Otto Sollu, serta Dandenintel Dam XIV/Hasanuddin Letkol M Imasfy Selanjutnya jasad korban dievakuasi pihak Dokpol Polda Sulsel, lalu kemudian diserahkan ke pihak Denpom untuk dibawa ke RS Pelamonia untuk keperluan identifikasi.
Dari hasil proses identifikasi, tak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban. Belakangan diketahui jika almarhum memiliki riwayat penyakit jantung.
Nurbaya (42), seorang saksi yang merupakan tetangga kos-kosan korban mengatakan, Bakat tiba di kamar kosnya sekitar pukul 16.30 Wita. Tak lama kemudian dia mengeluh sakit dan langsung duduk di kursi. ”Katanya dia merasa pusing,” ujarnya.
Bersama seorang rekannya bernama Apriani, Nurbaya kemudian mengangkat korban ke atas kasur. Tak berselang lama, korban kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia. Nurbaya lalu menghubungi petugas Polsek Panakkukang sekitar pukul 20.15 Wita.
Kepala Penerangan Kodam XIV/Hsn Kolonel Inf Alamsyah yang dikonfirmasi, Senin (2/9) membenarkan adanya seorang perwira meninggal di rumah kos Jascinth. Kata dia, korban meninggal karena capek.
”Iya, betul seorang perwira TNI ditemukan meninggal di kamar kosnya. Dia pernah bertugas di penerangan Kodam. Dari hasil visum yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan bekas kekerasan. Korban meninggal akibat serangan jantung. Memang ada riwayat penyakit jantungnya,” jelas Alamsyah.
Kenapa sampai almarhum berada di kos-kosan tersebut? Dari hasil penelusuran yang dilakukan, kata Alamsyah, korban sementara membangun rumahnya dan hendak beristirahat di kamar kosnya.
”Korban kos-kosan di Jascinth karena rumahanya sedang dibangun. Dia hendak istirahat, karena seharian mengikuti kegiatan sejak pagi apel dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017,” pungkas Kapendam. (ish/rus)

Exit mobile version