Site icon Berita Kota Makassar

Warga Pangkep Minta Adopsi Bayi yang Dibuang

WAJO, BKM — Bayi laki-laki yang dibuang orang tuanya di Dusun Ulugalung, Desa Lempa Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Minggu (1/10) lalu ternyata banyak diburu oleh pasutri yang belum punya keturunan.
Seorang pasangan suami (Pasutri) yang juga pegawai Dinas Kehutanan Pangkep Ani mengaku banyak rekan kerjanya juga mengingingkan bayi lelaki itu.
“Banyak teman saya mengingingkan bayi itu untuk diadopsi, termasuk saya,”ujar Ani saat menghubungi BKM. Mereka mengaku siap mengadopsi bayi tampan itu meski harus melalui pengadilan.
“Teman-teman siap mengadopsi anak tersebut, sudah puluhan tahun menikah belum mendapatkan keturunan. Kami sekeluarga siap mengikuti prosedur asalkan anak tersebut bisa diadopsi,” jelasnya.
Ani sendiri mengaku, akan mendatangi Dinas Sosial, serta PN Kabupaten Wajo untuk menanyakan prosedur yang akan ditempuh. Setelah mengetahui bayi itu dibuang keluarga sepakat untuk mengambilnya.
“Semoga bisa karena kasihan kepada anak bayi tersebut. Ada yang lebih butuh bayi tersebut,” tambahnya.
Tak hanya Ani, warga lain juga menyatakan minatnya mengadopsi sang bayi.
”Saya pengen sekali punya anak tapi susah sekali. Eh, ini dikasih sama tuhan malah dibuang. Sungguh biadab,” komentar salah seorang netizen ketika mengomentari berita yang diposting melalui akun media sosial.
Terpisah, Kadinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Andi Ismirar Sentosa menerangkan, saat ini banyak yang menghubungi pihaknya untuk mengadopsi anak tersebut.
”Kita masih menunggu orang tuanya ditemukan. Apabila orang tua sudah ditangkap polisi maka akan ada kejelasan. Apakah ortunya akan memberikan anak tersebut kepada keluarga atau memang merelakan diadopsi oleh pihak lain,” katanya. (*)

Exit mobile version