GOWA, BKM — Saat ini hujan mulai turun. Namun belum musimnya. Kendati begitu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa mulai mengingatkan agar masyarakat senantiasa mewaspadai kemungkinan curah hujan yang bisa tiba-tiba mulai menderas.
Kepala BPBD Gowa, Ikhsan Parawansah yang dihubungi BKM via telepon selulernya, Selasa siang (3/10), mengimbau agar masyarakat saat ini harus waspada dua musim. Saat ini musim kekeringan masih terjadi. Karena itu bahaya kebakaran dan musibah lainnya harus tetap diwaspadai, baik kebakaran pemukiman maupun hutan.
”Meski saat ini masih terhitung musim kemarau, tapi hujan juga mulai merutin. Karena itu, masyarakat perlu waspada juga. Kami mengimbau agar masyarakat yang berada di zona rawan longsor agar selalu waspada,” kata Ikhsan.
Rawannya longsor di musim penghujan tidak bisa dipungkiri. ”Tingkat kerawanan dimusim hujan sangat banyak. Termasuk longsor, banjir, bahkan angin kencang dan lainnya. Khusus longsor, kami imbau warga di dataran tinggi untuk mempersiapkan diri menjauhi zona rawan,” tambahnya.
Terpisah, Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Siswanto, yang dihubungi kemarin terkait kondisi musim sekarang ini mengatakan, sesuai prakirawan cuaca saat ini diprediksi bahwa puncak musim hujan adalah di bulan Nopember.
”Meski diprediksi Nopember, masyarakat tetap dimintai waspada. Karena bisa saja tiba-tiba kondisi cuaca berubah. Hal itu bisa terjadi karena perbedaan tekanan dan kami belum bisa pastikan kapan cuaca membaik kapan memburuk. Apalagi Gowa ini dikenal sebagai daerah komplit yakni ada dataran rendahnya ada juga pegunungannya. Yang jelas kami selalu monitor. Khusus di daerah lembah itu terkadang tekanan turun secara tiba-tiba,” ulas Siswanto. (sar/mir)