MAKASSAR, BKM — Batalyon Infantri (Yonif) 726/Tamalate yang bertugas dalam Operasi Daerah Rawan di Maluku dan Maluku Utara selama sembilan bulan berhasil mengamankan 505 pucuk senjata.
Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti kepada BKM usai menghadiri upacara penerimaan Satgas Yonif 726/Tamalatea Purna Tugas Operasi Pamrahwan Maluku dan Maluku Utara di Lantamal VI Makassar, Rabu (4/9) mengatakan, selama kurang lebih 10 bulan sejak 23 November 2016, Yonif 726 telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik.
Terkait 505 pucuk senjata yang diamankan, Agus merinci 505 pucuk senjata itu terdiri dari 27 pucuk senjata standar dan 478 pucuk senjata rakitan. Mereka juga menemukan amunisi dengan berbagai kaliber sebanyak 2.274 butir, dan bahan peledak dari berbagai jenis sebanyak 27 buah.
Keberhasilan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari upaya pembinaan satuan yang telah dilakukan selama ini di homebase dan mampu mengimplementasikan pembinaan teritorial di daerah operasi. (ish)
Yonif 726/Tamalatea Berhasil Amankan 505 Pucuk Senjata
