MASAMBA, BKM — Delapan varietas padi unggul lokal Luwu Utara bakal dilaunching pada perayaan HUT ke-348 Provinsi Sulsel 11 Oktober mendatang. Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Abdul Muchtar, via ponsel baru-baru ini mengatakan delapan varietas padi unggul lokal yang nantinya akan menjadi varietas unggul nasional itu tersebar di tiga kecamatan yakni Rongkong dengan empat varietas (bandarata, banjara, remaja, dan pare sale), Seko dua varietas (tarone dan dambo), serta Rampi juga dengan dua varietas (jamborana dan kamba).
“Insya Allah, delapan varietas unggul lokal Luwu Utara akan diperkenalkan pada HUT Sulsel oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman Pertanian dan Perkebunan Kementan RI,” ujar Muchtar.
Kedelapan varietas unggul lokal ini telah melalui uji pengamatan karakteristik langsung di tiga wilayah tersebut. Menurut Muhtar, pengamatan karakteristik terhadap delapan varietas dilakukan atas kerjasama pemerintah daerah dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sulsel, Balai Pengawasan Sertifikasi Benih (BPSB) Sulsel, dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja. “Pengamatan karakteristik atas delapan varietas ini sudah kita lakukan dengan menggandeng BPTP, BPSB dan UKI Toraja,” tambahnya.
Pendaftaran varietas tersebut jelas Muhtar untuk memberikan jaminan bahwa Lutra memiliki lisensi tersendiri, sehingga tidak bisa diklaim daerah lain. (*)