Site icon Berita Kota Makassar

Generasi Muda Gelar Seminar Kebangsaan

SIDRAP, BKM — Generasi Muda Pagar Nusa Kecamatan Pituriawa Kabupaten Sidrap kerjasama Dispora Sidrap menggelar seminar Nawacita dan Kebangsaan, di Gedung masyarakat Kelurahan Lancirang, Selasa (10/10).
Panitia seminar menghadirkan pembicara Kadispora, Andi Anis Dachlan, Kaban Kesbangpol dan Linmas, Makmur Tahayyang dan legislator Sidrap Sainal Husain, Kapolsek Dua Pitue Iptu Ramli Kamran, dan Camat Pitu Riawa Mustari Kadir.
Hadir juga Ketua GMPN Sidrap, Andi Mappaheran, serta ratusan peserta dari Tokoh Masyarakat, Agama, Tokoh Pemuda dan para pelajar SMA dan Madrasah Aliah di kecamatan Pituriawa.
Kaban Kesbangpol dan Linmas Sidrap, Makmur mengatakan tidak hanya paham yang menyimpang tapi juga melakukan upaya kewaspadaan dini terhadap paham komunisme dengan terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.
“Saya menghimbau kepada kita semua yang hadir untuk berpartisipasi dengan melaporkan hal-hal yang tidak wajar kepada perangkat pemerintahan yang ada, mulai ditingkat RT/RW dan penegak hukum,”katanya.
Anggota DPRD Sidrap Sainal Husain, menambahkan dirinya meminta untuk mewaspadai paham komunisme yang bisa saja kembali menyusupi bangsa dan menyebarkan paham komunisme di Indonesia.
Komunisme membawa sejarah kelam bangsa dan hal itu tidak boleh terulang kembali di negeri yang berideologi Pancasila.
“Sebagai generasi muda kita harus waspada dengan PKI yang bisa saja tampil dengan wajah baru, mereka pandai memainkan siasat,” katanya.
Komunis itu faham yang jelas bertentangan dengan Pancasila, karena itu harus kita lawan dan berbahaya jika berkembang di negara Indonesia.
Sementara Andi Anis Dahlan dalam pencerahannya mengatakan perlunya pembinaan karakter untuk generasi muda agar mampu menumbuhkan prilaku spontanitas manusia dalam bersikap yang tegas, disiplin, dan berbudi luhur.
Menurutnya, para remaja ini harus diselamatkan dengan memberikan pemahaman dan pembinaan agar ideologi mereka terfokus untuk kepentingan-kepentingan negara, bukan hanyut dalam pusaran paham-paham ateis dan ideologi menolak keberadaan pancasila. (ady/C)

Exit mobile version