BANTAENG, BKM — Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Bantaeng, Faisal, Selasa (10/10), mengatakan, pro aktif berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Kami baru saja selesai menggelar rapat dengan semua stakeholders dalam rangka antisipasi kerawanan pilkades serentak yang dilaksanakan besok, Rabu (11/10),” katanya.
Ditanya, desa mana saja dari 25 Desa yang menggelar pilkades, yang diprediksi berpotensi rawan? Faisal mengatakan, semua punya potensi. Hanya saja, kata dia, skalanya tentu berbeda antara satu dengan lainnya.
Tapi yang pasti, semua stakeholder dilibatkan. Baik dari unsur TNI, Polri, maupun Satpol PP. Apalagi, kata dia Polres Bantaeng mendatangkan satu SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brigade Mobil. “Polres mendatangkan satu SSK Brimob dan sudah disebar di 25 Desa” paparnya.
Dikemukakan Faisal, ada beberapa cara yang dilakukan untuk mengantisipasi tindak kerawanan. Diantaranya, mencegah warga membawa miras dan sajam ke lokasi pemilihan. “Salah satu kesepakatan rapat tim pengaman adalah mencegah warga membawa miras dan sajam ke tempat pemilihan”, ungkapnya.
Faisal optimistis, Pilkades akan berlangsung damai sesuai kesepakatan semua kandidat Kades yang tertuang dalam penandatangan fakta integritas bersama Polres dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perlindungan Anak Bantaeng. (wam/C)