Site icon Berita Kota Makassar

Lurah Dayanginna Paparkan Makna Hari Jadi Kelurahan

MAMUJU, BKM — Kelurahan Dayanginna yang merupakan pemekaran dari Kelurahan Galung di Kecamatan Tapalang, Senin (9/10), menggelar acara peringatan hari jadi kedua dipusatkan di sekitar Pasar Kecamatan Tapalang.
Lurah Dayanginna, Muh Yusuf R, mengungkapkan, kelurahan yang memasuki tahun kedua, tentunya masih berada pada fase pencarian identitas. Pada kesempatan tersebut, Muh Yusuf juga memaparkan makna peringatan hari jadi daerah yang ia pimpin.
Dalam peringatan hari jadi Kelurahan Dayanginna kedua ini, ada beberapa makna yang terkandung. Pertama, makna retrospektif yaitu dengan sebuah peringatan hari jadi berupaya untuk menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah dan sebuah masa lalu adalah sebuah pondasi yang sangat bernilai sebagai referensi menapaki masa kini dan masa akan datang.
Kedua, introspektif. Artinya peringatan hari jadi dijadikan sarana mawas diri atau introspeksi diri. Dengan demikian, setiap etape perjalanan kehidupan ini selalu bermakna. Karena mampu memberikan jawaban atas persoalan kekinian serta responsip dengan tantangan ke depan.
Ketiga adalah prospektif. Artinya, melalui perayaan hari jadi berupaya mendesain dan merancang formula masa depan berdasarkan atau berlandaskan realita dan dinamika kekinian tanpa melupakan nilai-nilai peristiwa sejarah masa lalu.
Sementara itu, Bupati Mamuju, H Habsi Wahid yang hadir dalam peringatan hari jadi Kelurahan Dayanginna, mengajak masyarakat agar pada momentum peringatan hari jadi tersebut menjadi awal untuk mengenang apa yang telah diperjuangkan. Sehingga Dayanginna bisa menjadi satu wilayah administrasi.
”Kita harus bisa mengenang dan flashback agar mengetahui history sesungguhnya apa yang melatarbelakangi pembentukan Kelurahan Dayanginna,” ujar Habsi Wahid.
Ditambahkan, pembentukan Kelurahan Dayanginna merupakan keinginan masyarakat Dayanginna sendiri yang ingin melakukan perubahan-perubahan di daerahnya. ”Kalau kita itu renungkan, maka tentu kita akan mampu dan akan bisa melakukan perubahan-perubahan dalam proses pembangunan, pemerintahan, dan proses kemasyarakatan,” ujar bupati Mamuju. (ala/mir/c)

Exit mobile version