Site icon Berita Kota Makassar

Cakka dan Aliyah Disebut Bisa ‘Terpental’ di Pilgub

MAKASSAR, BKM–Dua bakal calon wakil gubernur Andi Mudzakkar dan Aliyah Mustika Ilham disebut bisa saja terpental untuk digandeng oleh Ichsan Yasin Limpo (IYL) dan Agus Arifin Nu’mang jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 27 Juni 2018 mendatang.
Keduanya, baik Cakka-panggilan akrab Andi Mudzakkar maupun Aliyah Mustika disebut akan terpental lantaran keinginan dari elit partai politik yang menginginkan agar pasangan keduanya dievaluasi.
Seperti yang pernah dialami bakal calon gubernur Nurdin Abdullah (NA) yang akhirnya mengganti Tanribali Lamo lalu akhinya menggandeng Andi Sudirman Sulaiman.
Agus yang dimintai tanggapannya soal potensi dirinya meninggalkan Aliyah hanya mejawab santai. “Orang lain yang berwacana, bukan saya dik,”tulis Agus, Jumat (13/1).
Adapun Aliyah yang dimintai tanggapannya juga berucap pendek, “No problem,”tulis anggota DPR RI dari Demokrat ini via WhatsAppnya.
Terpisah, Cakka kini memberi pujian ke IYL karena masih mempercayai dirinya sebagai pasangan yang setia. Baginya, sebuah kesyukuran bisa maju berpasangan dengan mantan Bupati Gowa dua periode tersebut. Selain memegang komitmen, IYL juga tidak “plin-plan” dalam bersikap. “Saat beliau memasukkan saya sebagai salah satu calon pasangannya, saya justru bertanya dalam hati, apa mungkin Pak Ichsan bisa memilih saya. Tapi setelah melalui berbagai proses dan pertimbangan, beliau ternyata benar menetapkan saya,”ujar Cakka, Jumat (13/10).
Itu sebabnya, Cakka yang juga Bupati Luwu dua periode ini tak pernah meragukan komitmen yang dibangun IYL. Baginya, kriteria pemimpin ada dalam diri pasangannya tersebut.
Mantan ketua Golkar Luwu ini menuturkan, jauh sebelum dirinya ditetapkan menjadi pasangan IYL, ia memang sudah berniat untuk bersama dengan Punggawa berjuang di Pilgub, apapun posisinya. Alasannya, selain berkomitmen, niatnya ingin mengabdikan diri melanjutkan berbagai keberhasilan yang ditorehkan Syahrul Yasin Limpo tak perlu diragukan.
Sehari sebelumnya, IYL menegaskan jika dirinya tak akan mengganti pasangan, meski ada yang mencoba “merayunya” meninggalkan Cakka jelang tahapan pendaftaran pasangan di KPU.
Menurut IYL, pantang baginya melanggar komitmen yang sudah terbangun, apalagi hanya karena ambisi. Selain menjadi pegangan, rakyat juga bisa menilai sikap inkonsistensi jika lain di mulut, lain perbuatan.
Sekadar diketahui, dari sejumlah bakal calon yang bakal maju di Pilgub, IYL-Cakka tercatat sebagai satu-satunya pasangan yang masing-masing punya pengalaman memimpin pemeritahan dua periode. IYL sukses memimpin Gowa selama 10 tahun, dan Cakka memasuki akhir jabatannya sebagai Bupati Luwu dua periode.
Baik IYL maupun Cakka, punya beberapa kesamaan dalam kepemimpinan. Salah satunya, fokus memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia, ketimbang menonjolkan pembangunan fisik di perkotaan.
Sementara itu, PPP kubu Romy yang sah, semakin termotivasi untuk memenangkan pasangan IYL-Cakka. Di Kabupaten Bone misalnya, sejumlah atribut peraga, seperti baliho ukuran besar, sudah disebar DPC PPP ke setiap kecamatan. Sebagian diantaranya, bahkan sudah terpasang di lokasi yang sangat strategis, terutama di jalan poros ibu kota kecamatan.
Menariknya, sejumlah warga menjadikan sebagai objek foto untuk melakukan Salam Punggawa, atau salam yang diidentikkan dengan IYL.
Ketua Bappilu DPW PPP Rizal Syarifuddin mengatakan, selain di Bone, masing-masing DPC juga sudah menyebar alat peraga sosialisasi IYL-Cakka, baik dalam bentuk banner maupun baligho ukuran besar.
“Benar. Di Bone sudah terpasang. Termasuk di kabupaten/kota lainnya di Sulsel. Jumlahnya lumayan banyak dan DPC yang langsung (bertanggungjawab),” kata Rizal. (rif)

Exit mobile version