MAKASSAR, BKM– Sebagai bentuk upaya mendorong perekonomian di Makassar untuk semakin berkembang dan meningkat, Dinas Perdagangan (Disdag) Makassar kembali menggelar Temu Usaha Kemitraan yang telah berlangsung di Hotel Dinasty, Kamis (12/10).
Temu usaha kemitraan yang dilaksanakan ini, merupakan kegiatan ke tiga kalinya di laksanakan di 2017. Di mana ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar dalam memberdayakan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta meningkatkan perekonomian di Makassar.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disdag Makassar, Ikhsan mengatakan, pelaksanaan kegiatan temu usaha kemitraan bertujuan untuk mendorong prekonomian di Makassar agar semakin berkembang dan meningkat. Dan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendorong perkembangan dan peningkatan dengan memfasilitasi pelaku usaha bersama mitra baik dari pemerintah kota maupun pihak perbankan.
Dengan adanya kegiatan diharapkan para pelaku usaha dapat menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik serta saling membutuhkan dan menguntungkan. Juga yang terpenting memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan perekonomian di Kota Makassar.
“Kami mengharapkan kegiatan ini membantu pelaku usaha menjalin komunikasi dan kerjasama baik bersama mitra dengan saling mempercayai, saling membutuhkan dan tentu saling menguntungkan. Hal ini tentu akan berkontribusi signifikan terhadap kemajuan perekonomian di kota Makassar,” sebut Ikhsan.
Menurut Ikhsan, terselenggaranya kegiatan ini melihat masih adanya pelaku usaha sulit untuk mengembangkan usahanya karena masalah permodalan dana. Misalnya saja adanya pelaku usaha yang ingin meminjam modal untuk mengembangkan usahanya namun mendapat kesulitan. Sehingga pelaku usaha diberikan pencerahan-pencerahan untuk bisa mendapat pinjaman.
“Disinilah pelaku usaha diberikan pemahaman yang menjadi persyaratan meminjam modal diperbankan. Dan kami juga telah meminta ke perbankan agar mempermudah pelaku usaha meminjam modal. Kalau pemerintah kota sendiri tetap memberikan bantuan kepada pelaku usaha dalam pengembangan usaha. Kami juga membentuk home industri dan mencarikan pasar dan toko modern bagi dari usaha pelaku UKM,” tambahnya. (arf)