MAKALE, BKM — Bupati Tator Nicodemus Biringkanae mengaku prihatin dengan hilangnya tiga Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) yang melakukan pendakian di Gunung Sikolong Latimojong, 6 Oktober lalu.
Ketiga pemuda yang naik gunung yakni Qeges, Widi dan Puye sudah kurang lebih 10 hari di Puncak Gunung belum juga pulang. Karena dikhawatirkan kehilang jejak, akhirnya tim SAR turun melakukan pencarian.
Sudah empat hari tim SAR di lapangan tapi belum ada tanda-tanda terkait keberadaan mereka.
Bupati langsung menginstruksikan kepada BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas PU untuklturut membantu tim menyediakan obat-obatan dan makanan dan melakukan pencarian
Dijelaskan Nico, Pemkab mengerahkan seluruh kekuatan beberapa OPD teknis untuk menyalurkan bantuan dengan harapan ketiga pendaki bisa ditemukan dalam keadaan selamat.
Sementara Kepala BPBD Alfian Andi sejak tim SAR turun naik gunung dan keluar masuk hutan pegunungan Sinaji Latimojong, baru tenda dan perlengkapan para pendaki yang ditemukan.
”Belum ada tanda-tanda dan petunjuk posisi keberadaan ketiganya, ”tandas Alfian (gus/C).
Bupati Prihatin soal Hilangnya Mapala
