Site icon Berita Kota Makassar

Laskar Hijau Serbu Kampung

SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap dari tahun ke tahun terus berupaya mengatasi masalah persampahan sehingga bisa meraih penghargaan Piala Adipura.
Untuk mempertahankan kebersihan dari penghargaan itu, baru-baru ini telah dibentuk Laskar HijauKeliling Kampung yang digagas Nasri A, S.AP salah seorang mahasiswa baru Program Pasca Sarjana Magister Administrasi Publik STISIP Muhammadiyah Rappang.
Onchas sapaan akrab Nasri yang merupakan Volunter Bank Sampah Nene Mallomo Sidrap saat ini merintis 4 titik Bank Sampah yaitu di Kelurahan Kanyuara, Panti Asuhan Sejati Muhammadiyah Rappang, Panti Asuhan Sejahterah Aisiyah Pangkajene, Kampus STISIP Muhammadiyah Rappang.
Laskar Hijau Keliling Kampung itu melibatkan puluhan pelajar SD dengan rutin melaksanakan pembersihan sampah di sejumlah titik kermaian maupun perkampungan.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak bisa memanfaatkan nilai ekonomi sampah yang selama ini meraka hanya anggap limbah tak berguna. Setiap sampah yang mereka kumpulkan nantinya akan di timbang dan di jadikan saldo tabungan dan bisa di tukar dengan perlengkapan sekolah,” ujar Onchas, Minggu, (15/10).
Ia mengaku, Laskar Hijau dirintis pada 1 Oktober 2017 bersamaan dengan program bank sampah Nene Mallomo yang dibuat atas binaan Amannang Endeng Saily penggagas Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Pengelola Tempat Pengolahan Sampah (PTPS) Sidrap.
Menurutnya, Laskar Hijau itu terispirasi dari Laskar Pelangi yang punya satu tujuan, serta hasil penelitian tentang konsep nasyarakat pinggiran rel kereta api Jabodetabek awal tahun 2017. Personil Laskar Ijo itu memakai seragam serba hijau yang merupakan identitas bank sampah, yang berarti berusaha kearah yang lebih baik lagi.
“Kami harap anak-anak yang tergabung disini bisa mengubah paradigma masyarakat khususnya orang tua mereka bahwa sampah itu bukan masalah namun sampah adalah berkah, dan semoga ke depannya laskar ijo ini jadi inspirasi anak-anak di seluruh wilayah Sidrap sehingga bisa mewujudkan program Sidrap bebas sampah 2020,” tandasnya. (ady/C)

Exit mobile version