LUTIM, BKM — Soerang ibu rumah tangga Alfianita (18) ditemukan telah menjadi mayat, Senin (16/10) pagi di Sungai Salomalotong Desa Lamaeto Kecamatan Angkona.
Informasi yang diperoleh BKM di lokasi kejadian menyebutkan mayat wanita berambut panjang ini ditemukan dengan mengenakan baju kaos oblong warna merah dan celana short leging ketat. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Indo Masse.
Kepada BKM Indo Masse mengaku melihat mayat tersebut saat melintas bersama suaminya, Usman menggunakan kendaraan sepeda motor di lokasi itu. Posisi korban terapung.
“Posisi badan terapung makanya bersama suami langsung memberitahukan kepada warga setempat,” tandas Indo Masse.
Sementara suami korban, Muslimin mengatakan, korban keluar dari rumah dengan berjalan kaki dengan alasan mencari sayuran di kebun miliknya, Minggu (15/10) sekitar pukul 15.00 Wita.
Menjelang malam, sang istri juga tak kunjung kembali ke rumah sehingga memilih melakukan pencarian. Hanya saja, upaya pencarian yang dilakukan oleh pihak keluarga tidak membuahkan hasil apa lagi saat itu cuaca juga tidak mendukung (hujan).
“Karena malam sudah semakin larut dan hujan juga turun sehingga pencarian dihentikan dan baru dilanjutkan Senin (16/10) pagi,” jelas Muslimin yang mengaku jarak antara rumah dengan TKP sekitar kurang lebih 1,5 Kilometer.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak yang dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat wanita tersebut. Menurutnya, mayat yang telah ditemukan itu sudah dievaluasi dan dibawa ke Puskesmas Angkona.
Berdasarkan keterangan pihak Puskesmas, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada diri korban sehingga kesimpulan sementara medis terkait cairan busa keluar dari mulut korban diduga akibat terjadinya penyumbatan pernapasan akibat air yang masuk ke tubuh korban.
“Ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga dan suami korban menolak dilakukan outopsi dan menerima peristiwa tersebut adalah murni musibah,” ungkap Parojahan.
Pada pukul 11.00 wita mayat korban dibawa dengan menggunakan ambulance menuju kampung halamannya di Desa Batu-Batu kecamatan Mariorawa, Kabupaten Soppeng. (alp/C)
Petik Sayur, IRT Pulang Jadi Mayat
