MAKASSAR, BKM — Selama lima hari, 14-18 Oktober, Rumah Jabatan Gubernur terbuka untuk umum. Masyarakat diperbolehkan berkeliling melihat isi rumah yang ditempati orang nomor satu di Sulsel itu.
Ternyata, antusiasme masyarakat, utamanya pelajar sangat tinggi untuk melakukan tour wisata di bangunan peninggalan Belanda ini.
Berdasarkan catatan yang ada di buku tamu, dalam sehari Rujab dikunjungi lebih dari 1.000 orang. Yang terbanyak adalah pelajar, mulai dari siswa TK, SD, SMP sampai SMA/SMK.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Setda Sulsel, Muh Hatta mengatakan Rujab dibuka mulai pukul 08.00-17.00. Setiap rombongan dibatasi 20-30 orang dan akan dipandu satu orang.
“Catatan buku tamu Rujab, sehari diatas 1.000 orang dan paling banyak pelajar. Ada beberapa bagian Rujab yang bisa dikunjungi, yang paling diminati salah satu ruang kerja Pak Gubernur di lantai satu dan kamar presiden di lantai dua,” katanya, Selasa (17/10).
Lebih Jauh, Hatta menjelaskan pemandu yang disiapkan pihaknya akan menjelaskan bagian-bagian Rujab. Serta sejarah pembangunan dan pemanfaatan kawasan seluas 2,6 hektare ini.
Dalam sejarah, sejak Indonesia merdeka. Ini pertama kalinya Rujab dibuka untuk masyarakat umum. Tepat diperingatan HUT Sulsel ke 348 tahun, sekaligus tahun terakhir Syahrul Yasin Limpo menjabat sebagai Gubernur.
“Besok (hari ini) akan menjadi hari terakhir Rujab akan dibuka. Soalnya hari Kamis, kita fokus di Upacara HUT Sulsel dan malam ramah tamah,” jelasnya.
Salah seorang pengunjung Nurfitri Maharani yang merupakan siswa SMK Yapmi mengaku sangat senang bisa masuk ke Rujab Gubernur Sulsel. Dirinya bersama teman-temannya bisa mengelilingi kawasan Rujab.
“Senang sih, bisa ketemu dan foto-foto sama Pak Gubernur. Apalagi masuk dalam Rujab, serasa jadi Gubernur,” ungkapnya usai mengelilingi Rujab.
Selain masuk ke dalam rumah jabatan, pengunjung bisa melihat dan berfoto dengan beberapa koleksi kendaraan milik Gubernur Sulsel. Serta mengikuti beberapa kegiatan yang ada di Rujab seperti senam Maumere. (rhm)
