MAKASSAR, BKM–Kontestasi Pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel 27 Juni 2018 nanti terus mendapat perhatian dari sejumlah tokoh asal Sulsel. Perhatian tidak hanya bakal calon yang mengincar dukungan partai politik, namun jalur independen atau perseorangan juga terus diminati.
Jika sebelumnya, pasangan calon perseorangan Haris Baginda-Andi Irwan SMB menggelar deklarasi di mesjid terapung yang ada di kawasan pantai losari, maka kali ini datang dari kakak angkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), Andi Analta Baso Amier (54).
Pria bersorban yang biasa disapa Pu’a ini menegaskan bila dirinya ingin melanjutkan visi misi pemerintah pusat di Sulsel sehingga telah mendapat dukungan dari Ahok. “Saya sudah sampaikan ke Ahok dan beliau sangat setuju dan tentu memberikan dukungan,”ucapnya.
Pu’a yang lahir dan besar hingga sekolah di makassar kembali datang disaat Sulsel merayakan HUT nya yang ke 348 pada 19 Oktober ini. Menurut Pu’a, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memberikan kado yang amat spesial untuk Sulsel dengan ibu kota Makassar ini.
Selain kado untuk HUT Sulsel berupa puisi, Pu’a juga ingin mengajak masyarakat Sulsel untuk berbuat yang terbaik bagi daerah dan masyarakat.
Pu’a mengajak masyarakat untuk merdeka dalam arti yang sesungguhnya. “Kalau merdeka itu tidak dibingkai maka akan kebablasan.Merdeka itu memiliki makna seperti umat muslim menyebut Allahuakbar atau takbir. Merdeka itu maknanya sama dengan itu,” ujar dia.
Pu’a mengaku tak ingin ditanya soal partai politik. “Jangan tanyakan dari partai mana. Jangan tanyakan visi dan misinya. Ini salah kaprah. Gubernur itu pembantu atau wakil presiden disebuah daerah. Visi dan misi itu milik presiden. Gubernur itu pelayan. Rakyatlah sesungguhnya adalah pemimpin yang akan dilayani,”ujar pria bugis dan masih keturunan raja Bone ini.
Pu’a mengaku terdorong untuk ikut bertarung memperebutkan kursi gubernur di Sulsel karena dorongan hati nurani. “Demi Pancasila, demi perubahan Sulsel menjadi lebih baik. Demi penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi dan peredaran narkoba yang makin kritis di provinsi ini, saya terpanggil untuk berusaha memimpin Sulsel,” jelasnya.
Soal calon wakil yang akan mendampinginya, Pu’a berharap figur yang bisa bekerja tentang administrasi negara secara totalitas. “Birokrat lebih bagus, kalau dia memang bisa bekerja dan paham soal keadministrasian negara,”pungkas Pu’a yang datang bersama beberapa kerabat dan timnya. (rif)
Andi Analta Dapat Restu dari Ahok Maju di Pilgub Sulsel
