Site icon Berita Kota Makassar

Sudah Enam Penantang Prof Dwia

MAKASSAR, BKM– Pendaftar bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2018/2022 tidak sepi lagi, kini sejumlah calon mulai ramai-ramai mendaftar untuk menantang rektor incumbent, Prof Dr Dwia Ariestina Pulubuhu.

Enam bakal calon Rektor Unhas siap menantang Prof Dwia. Tiga bakal calon rektor tersebut telah menyerahkan berkas pendaftarannya, Kamis (19/10) ke panitia pemilihan rektor untuk diverifikasi. Mereka yakni Guru Besar Fakultas Hukum Unhas, Prof Abrar Saleng, serta Guru besar Fakultas Ekonomi, Prof Dr H Muhammad Yunus Zain, SE, Dr Nurzengky Ibrahim yang merupakan dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengirim berkasnya melalui online.
Sementara tiga bakal calon lainnya baru akan mendaftar hari ini, Jumat (20/10) ke panitia penjaringan.
Sedangkan berkas milik Prof Dwia telah diserahkan sebelumnya ke panitia penjaringan Rektor Unhas.
Koordinator Pendaftaran P2R Unhas, Dr Ir Nasaruddin Salam, MT, mengatakan, saat ini sudah ada empat pendaftar yang menyetorkan berkas pendaftarannya baik secara langsung ataupun online.
“Hanya Pak Zengky yang kirim formulir secara online, yang tiga secara langsung. Semantara besok ada tiga pendaftar lagi tapi, masih di rahasiakan namanya,” ungkapnya saat di gedung rektorat Unhas Lantai 4, kemarin.
Ia juga menuturkan besok (hari ini-red) akan menjadi keputusan, apakah tanggal pendaftran akan diperpanjang atau ditutup. Sebab batas calon pendaftar bakal calon rektor Unhas maksimal lima orang.
“Besok (hari ini-red) ada tiga pendaftar backgroundnya dari MIPA, Fisip dan Teknik. Nanti setelah itu kita akan menyerahkan semua berkas ke wali amanah, setelah lolos berkas mereka akan menjalani tes kesehatan dan assement. Baru akan dibawah dalam rapat senat,” jelasnya.
Lanjutnya, ada tiga bakal calon nanti yang akan dipilih dari 86 senat yang terdiri, 56 senator utusan tiap fakultas, 4 orang dari pihak PTNBH, dan 26 orang yang memiliki jabatan seperti wakil rektor, Dekan, Direktur.
Sementara itu bakal calon Rektor Unhas yang juga Guru Besar Fakultas Hukum Unhas, Prof Abrar Saleng, menyatakan, optimis maju melawan beberapa kandidat lainnya, ia tidak ingin melihat hal-hal negatif dari kepemimpinan sebelumnya.
“Saya optimis maju, kalau mau dibanding-bandingkan prof Dwia tidak lah, saya maju bukan karena melihat karena dia perempuan tetapi yang memotivasi saya perubahan-perubahan positif yang dibawah, nanti saya tinggal memperbaiki apa yang kurang,” terangnya.
Prof Abrar juga tim dari PTNBH ini memiliki background yang kuat di unhas, ia hanya menyatakan akan berusaha bisa bekerja keras menghadapi pemilihan rektor ini.
“Saya berharap walaupun banyak pesaing, tapi tetap menjada hubungan dan silahturahmi. Perbedaan pemikiran wajar tapi hubungan kemanusiaan tetap dijaga,” bebernya.
Sedangkan Guru besar Fakultas Ekonomi, Prof Dr H Muhammad Yunus Zain, menuturkan, ia ingin maju dalam pemilihan rektor ini sebab meilhat kualitas dan perubahan yang dibangun oleh prof Dwia.
“Kalau rektor sebelumnya jelek, saya pasti tidak mau. Saya berpartisipasi dalam proses ini sangat bersemangat dan membangun kualitas Unhas jauh lebih baik lagi kedepannya,” katanya.(ita)

Exit mobile version