MAKASSAR, BKM–Bakal calon gubernur Agus Arifin Nu’mang dikabarkan akan mundur dari keanggotannya sebagai kader Partai Gerindra. Kabar akan mundurnya Agus yang tak lain adalah Wakil Gubernur Sulsel dua periode ini lantaran dirinya tidak diusung di Pilgub mendatang, bahkan Gerindra mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. “Iya kemungkinan Pak Agus akan tinggalkan Gerindra,”ujar sumber yang minta namanya tidak ditulis. Agus sendiri yang dihubungi lewat ponselnya tidak memberikan jawaban.
Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sejak awal memberikan dukungan ke Agus mengaku belum berpikir mencari figur alternatif untuk diusung di Pilgub nanti. PKB juga masih optimistis Agus mampu mencukupkan syarat kursi usungan partai politik. “Kami masih solid ke Pak Agus. Bahkan sejauh ini belum ada figur alternatif yang muncul, baik itu di tingkat DPW hingga di DPP PKB,”ujar Wakil Ketua DPW PKB Sulsel, Irwan Hamid, Rabu (25/10).
Menurut Irwan, PKB Sulsel ikut membantu Agus untuk melobi partai politik lain. “Kita kan sudah serahkan rekomendasi sebagai pintu masuk partai politik lain. Intinya kami di PKB belum menentukan sikap karena masih wait and see,”terang legislator PKB Sulsel ini.
Irwan juga masih tetap berharap kepada Agus untuk berada di barisan PKB jika nanti batal maju di Pilgub Sulsel. “PKB pastinya membuka pintu selebar-lebarnya jika nantinya Pak Agus meninggalkan Gerindra. Tidak ada yang meragukan ketokohan Pak Agus. Beliau dikenal sebagai politisi yang bersih,”ujarnya.
Di Parlemen Sulsel, PKB mengontrol 3 kursi, dan optimis akan meraih suara yang besar di Pileg 2019 mendatang.
Sementara itu, Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) semakin menunjukkan keseriusannya untuk maju lewat partai politik. Pasangan ini tak ingin sekadar membuat visi-misi, serta program asal-asalan, atau hanya sekadar janji semata. Melainkan, Punggawa Macakka ingin menawarkan sesuatu yang manfaatnya bisa dirasakan langsung, terutama para generasi mendatang.
IYL-Cakka kini merumuskan visi-misi dengan melibatkan sejumlah pakar atau akademisi yang ahli di bidangnya. Dari hasil itu, selanjutnya akan diramu menjadi program unggulan. “Selama beberapa hari kedepan, kami akan fokus memperdalam sekaligus menyusun visi-misi yang kami ingin tawarkan dalam bersama membangun Sulsel, termasuk konstribusi kita untuk bangsa,”ujar IYL melalui rilis yang dikirim keredaksi, Rabu (25/10).
IYL saat menjadi Bupati Gowa, bakal memfokuskan program pada tiga aspek. Masing-masing pada kemajuan bidang pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan rakyat. “Konsep program harus terurai dan dapat diukur. Perencanaan yang sistemik dengan komitmen kesuguhan mengedepankan kerja dan pengabdian terbaik untuk masyarakat,”jelasnya.
IYL menambahkan, dalam visi-misi dan program yang disusun nantinya, pihaknya tetap akan menyesuaikan kewenangan pemerintah provinsi. Sebab jangan sampai, hanya karena mengejar pencitraan atau memburu simpati rakyat, program yang tersusun justru bertabrakan dengan kewenangan pemerintah kabupaten/kota. (rif)
Agus Dikabarkan Mundur dari Gerindra, PKB Belum Bersikap
