DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Golkar resmi menunda pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Golkar yang akan digelar nanti di Makassar pada 16 hingga 18 November mendatang. Hal tersebut menjadi salah satu keputusan yang diambil DPP Golkar, Selasa (24/10).
Sekretaris Partai Golkar Sulsel, Abdillah Natsir menuturkan, penundaan dilakukan karena menunggu hasil survei peta politik. “Hal ini karena menunggu hasil survei peta politik terkini yang dilakukan Golkar. Dan hasil tersebut akan menjadi satu materi utama diarena Rakernas,”ujar Abdillah.
Abdillah yang juga wakil sekjen DPP Golkar ini juga menjelaskan bahwa penundaan Rakernas juga berimbas pada seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Golkar, termasuk Jalan Golkar (Jago) Jilid II.
“Ini berimbas jadwal Jago juga dimundurkan ke tanggal 19 November 2017 berikut beberapa kegiatan HUT 53 Golkar di Sulsel,” terangnya.
Rakernas Partai Golkar awalnya dijadwalkan di Makassar pada 28 dan 29 Oktober mendatang. Sementara Jago Jilid II awalnya direncanakan dihelat 29 Oktober mendatang.
Jago Jilid II dipastikan akan berlangsung meriah. Penanggungjawab utama Jago Jilid II, Farouk M Betta siap mensukseskan rangkaian kegiatan HUT Golkar tersebut.
“Golkar Makassar pernah sukses dalam acara Jago jilid satu dan kami kembali merasa tertantang untuk gelar Jago jilid 2 yang bahkan akan lebih meriah lagi,” ujar Farouk. Dosen politik Unhas Dr Jayadi Nas menanggapi penundaan kegiatan Golkar yang sudah massif tersosialisasikan di masyarakat, utamanya Jago. “Ada baiknya kegiatan seperti Jago tak usah ditunda, karena sudah tersosialisasi dimasyarakat,”ujar Jayadi yang juga mantan Ketua KPU Sulsel ini. (rif)
Golkar Tunda Pelaksanaan Jago II
