Site icon Berita Kota Makassar

PD Parkir Diminta Turun Selesaikan Jukir Liar

MAKASSAR, BKM– Sekelompok massa yang tergabung dari sejumlah mahasiswa mendatangi Kantor PD Parkir Makassar Raya, Jalan Hati Mulia Nomor 7, Rabu (25/10).
Mereka mempertanyakan kinerja PD Parkir dalam menyelesaikan persoalan juru parkir liar yang meresahkan masyarakat.

Bahkan salah seorang mahasiswa meminta agar titik-titik parkir liar di dalam Kota Makassar agar ditertibkan sehingga masyarakat pemilik kendaraan lebih aman. “Kami juga resah dengan maraknya juru parkir liar. Mereka menagih uang parkir sementara tidak memegang karcis parkir dan menggunakan rompi parkir. Belum lagi, mereka mengeluarkan kata kasar jika tidak memberi uang,” jelas Iwan salah seorang mahasiswa.
Aksi tersebut diterima oleh Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad. Irianto mengaku sangat menerima aspirasi dari kelompok yang datang ke kantor PD Parkir. Sebab massa yang diketahui adalah para mahasiswa meminta agar Jukir liar di Kota Makassar segera diselesaikan.
“Tadi teman-teman mahasiswa datang ke kantor demo, mereka meminta kami segera berikan solusi persoalan Jukir liar di Makassar,” kata Irianto, Rabu (25/10).
Aksi massa berlangsung tidak begitu lama, Irianto tampil menawarkan solusi yaitu akan menerapkan smart parkir di semua titik di Kota Makassar. Sejauh ini smart parkir telah diterapkan di tiga wilayah yakni Kecamatan Ujung Pandang, Wajo dan Panakkukang.
“Kita tawarkan solusinya smart parkir, dan mereka terima. Kami janji tahun depan semua titik di Makassar menerapkan smart parkir,” katanya.
Sekadar diketahui, Smart Parking sudah pernah disimulasikan oleh PD Parkir saat event Makassar F8 berlangsung. dimana pelayanan jasa oleh jukir sudah dilengkapi dengan satu set alat berupa handphone android dan printer. Kerja-kerja sistem online ini di antaranya, jukir cukup mengambil gambar kendaraan melalui android dan secara otomatis akan keluar struk parkir melalui printer, Adapun setiap android yang sebelumnya telah diisi voucher dengan nominal Rp1 juta secara otomatis akan terdebet sesuai dengan tarif parkir yang berlaku. Transaksi lapangan langsung masuk ke rekening milik PD Parkir melalui voucher yang dimasukkan ke dalam android para jukir.
“Pembayaran oleh pengguna parkir yang dibayarkan ke jukir akan kembali dibelikan voucher untuk men-top up (isi ulang) HP jika uang elektronik di dalamnya sudah habis oleh petugas pengawas PD Parkir yang berjaga,” jelas Irianto Ahmad. (arf)

Exit mobile version