MAKASSAR, BKM– Perubahan dua nama jalan di Kota Makassar yakni Jalan Landak Baru yang berubah menjadi Jalan Jalan Andi Jemma dan Jalan Kakatua diubah menjadi Jalan Pajonga Dg Alle, tak dipersoalkan warga. Meskipun sebagian warga belum mengetahui perubahan tersebut.
Salah seorang pedagang kios di Jalan Landak Baru, Hamka, mengatakan, ia belum tahu akan adanya perubahan nama jalan tersebut. Namun jika nama Jalan Landak Baru diubah, baginya tak menjadi masalah. “Ndak masalah ji saya, ndak ada ji pengaruhnya untuk saya,” jawabnya sambil sedikit tertawa.
Begitupun dengan Dewi Lestari, seorang mahasiswa yang tinggal di Jalan Landak Baru. Ia mengatakan jika perubahan nama jalan tidak akan berpengaruh besar terhadap jalan tersebut. Hanya saja, baginya, akan cukup berpengaruh bagi pencarian jalan jika mencari di google. “Kalau yang susahnya itu nanti kalau naik Grab ki, susah dicari alamatnya termasuk di google,” kata Dewi.
Beberapa warga di Jalan Kakatua pun baru mengetahui jika nama jalan tersebut akan diubah setelah BKM hendak mewawancarainya. Namun sebagian dari mereka mengatakan jika tak terlalu mempermasalahkan, hanya saja pasti akan berdampak bagi orang-orang awam yang ingin mencar alamat.
Seorang warga di Jalan Kakatua, Suhrtini mengatakan, jika perubahan nama jalan tak menjadi masalah baginya. Ia mengaku akan mengikut saja keputusan pemerintah. “Kalau begitu mi keputusannya pemerintah, ndak apa-apa ji, ikut ki saja,” kata Suhartini.
Seorang warga lainnya yang tinggal di Jalan Kakatua II, Wati awalnya malah memprotes, namun justru beranggapan hal tersebut tak menjadi masalah. “Harusnya jangan mi diganti karena nama itu sudah lama, nanti susah ki yang mau cari alamat. Tapi kalau untuk saya ya ndak masalah ji iah,” kata Waty.(nug/war/c)